Cirebon (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menghadiri kegiatan Workshop Pengasuh Pesantren se-Wilayah Ciayumajakuning yang diselenggarakan di Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2, Cirebon, pada Sabtu (23/5/2026).
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH. Imam Jazuli, Lc., M.A., serta diikuti oleh para pengasuh pondok pesantren dari seluruh Wilayah III Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Majalengka turut didaulat untuk menyampaikan kata sambutan di hadapan seluruh peserta workshop.
Dalam sambutannya, Euis Damayanti menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya di lokasi acara. Ia menjelaskan bahwa sebelum bertolak ke Cirebon, dirinya harus membuka agenda kedinasan terlebih dahulu di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Namun, ia mengaku bersyukur karena keterlambatan tersebut justru memberikannya kesempatan berharga untuk menyimak lebih dalam dinamika pemikiran di dalam forum.
“Ternyata keterlambatan saya malah memberikan keuntungan bagi saya. Saya tidak sekadar menghadiri seremonial pembukaan, tetapi bisa mendengarkan langsung wawasan baru yang sangat menginspirasi dan luar biasa bagus dari forum terhormat ini,” ungkap Euis.

Pergeseran Paradigma Pendidikan Orang Tua Zaman Sekarang
Lebih lanjut, Euis menyoroti fenomena pergeseran paradigma masyarakat dalam memilih lembaga pendidikan untuk anak-anak mereka. Berkaca dari pengalaman pribadinya saat memikirkan pendidikan sang cucu yang baru menjelang usia empat tahun, ia melihat para orang tua masa kini memiliki tingkat selektivitas yang sangat tinggi dan matang sejak usia dini anak, mulai dari jenjang kelompok bermain (playgroup) hingga taman kanak-kanak (TK).
Menurutnya, jika pada zaman dahulu sekolah negeri selalu menjadi pilihan utama dan favorit bagi sebagian besar masyarakat, kondisi hari ini sudah jauh bergeser. Orang tua saat ini cenderung berburu dan mengejar sekolah-sekolah swasta yang memiliki keunggulan kompetitif serta program program spesifik untuk masa depan anak.
Pujian untuk Visi Ke Depan KH. Imam Jazuli
Merespons paparan materi dan konsep yang dikembangkan oleh KH. Imam Jazuli, Lc., M.A., Kepala Kemenag Majalengka secara khusus memberikan apresiasi yang mendalam terhadap arah pembangunan pendidikan di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia. Ia menilai bahwa gagasan yang dilahirkan oleh Kiai Imam Jazuli merupakan sebuah langkah visioner yang melompat jauh ke depan melampaui masanya.
“Mendengar paparan dari Pak Kiai, pemikiran beliau ternyata sudah beberapa langkah ke depan dibandingkan orang lain. Ketika merintis Bina Insan Mulia ini, visi dan pikirannya sudah jauh ke masa depan. Saya rasa ini adalah lembaga yang betul-betul sangat keren, sangat bagus, dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Euis mendoakan agar Pondok Pesantren Bina Insan Mulia dapat terus konsisten melahirkan generasi emas bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik dan karakter, tetapi juga mampu membawa kemajuan bagi umat Islam. Ia juga menyemangati para pengasuh pesantren yang mengikuti workshop hingga malam hari tersebut agar dapat pulang membawa wawasan baru yang lebih luas demi kemajuan lembaga pendidikan masing-masing.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar