Berita Daerah
Beranda » Berita » Tinjau Pelaksanaan Asesmen Madrasah di MIN 2 Majalengka, Kakan Kemenag Tekankan Integritas dan Digitalisasi

Tinjau Pelaksanaan Asesmen Madrasah di MIN 2 Majalengka, Kakan Kemenag Tekankan Integritas dan Digitalisasi

Lemahsugih (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) di MIN 2 Majalengka, Rabu (06/05/2026). Kegiatan yang bertempat di Dusun Sukawangi, Desa Sukajadi, Kecamatan Lemahsugih ini diikuti oleh 27 siswa kelas 6 dengan suasana yang tertib dan kondusif.

Dalam kunjungannya Euis Damayanti memberikan apresiasi atas kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan evaluasi akhir tahun ini. Ia menekankan bahwa Ujian Madrasah bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan barometer kualitas pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

“Saya berharap pelaksanaan Ujian Madrasah ini dapat berjalan dengan jujur dan akuntabel. Pesan saya kepada anak-anak, kerjakanlah dengan tenang dan percaya diri.

Hasil dari asesmen ini akan menjadi cerminan kompetensi yang telah dipelajari selama enam tahun sekaligus modal berharga untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya,” ujar Euis di sela-sela peninjauannya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, penggunaan perangkat digital dalam ujian merupakan langkah nyata menuju transformasi digital birokrasi dan pendidikan di lingkungan Kemenag Majalengka.

Digitalisasi Pendidikan: MTsN 2 Majalengka Sukses Gelar Ujian Madrasah Berbasis CBT

Senada dengan hal tersebut, Kepala MIN 2 Majalengka, H. E. Harobudin, S.Pd.I, menjelaskan bahwa tahun ini madrasah telah mengintegrasikan teknologi digital dalam pelaksanaan ujian. Para siswa mengerjakan soal melalui media daring berbasis Android dengan tetap mengedepankan pengawasan yang ketat.

“Kami berupaya menunjukkan kemandirian dan kreativitas madrasah dalam menyusun serta menyelenggarakan asesmen secara mandiri. Meskipun berbasis digital menggunakan Google Form, nilai-nilai objektivitas tetap menjadi prioritas utama kami melalui sistem pengawasan silang antar guru,” ungkap Harobudin.

Ia menambahkan bahwa asesmen ini mencakup seluruh spektrum mata pelajaran, mulai dari muatan nasional hingga ciri khas madrasah seperti Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fiqih, SKI, dan Bahasa Arab. Selain ujian tulis, siswa juga menempuh ujian praktik yang meliputi literasi digital serta praktik ibadah.

Di lokasi yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Dina Febriyana, S.Pd.I, melaporkan bahwa persiapan telah dilakukan secara matang, mulai dari penyusunan soal berstandar Higher Order Thinking Skills (HOTS) hingga simulasi perangkat teknis.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai syarat kelulusan siswa untuk melanjutkan ke jenjang MTs atau SMP. Namun lebih dari itu, hasil ujian ini akan kami jadikan bahan refleksi atas efektivitas metode pembelajaran selama ini, serta menjadi alat pemetaan kualitas pendidikan guna penyusunan program peningkatan mutu madrasah di masa depan,” pungkas Dina.

Digitalisasi Pendidikan, MTsN 11 Majalengka Sukses Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android

Kegiatan yang berlangsung di wilayah selatan Majalengka ini berjalan lancar sesuai standar prosedur operasional yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, menandai komitmen MIN 2 Majalengka dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademis maupun spiritual.

Kontributor : Erni Kurniasih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *