Berita Daerah
Beranda » Berita » Transformasi Digital, Ujian Madrasah di MTsN 1 Majalengka Berbasis CBT Berjalan Lancar

Transformasi Digital, Ujian Madrasah di MTsN 1 Majalengka Berbasis CBT Berjalan Lancar

Leuwimunding (KEMENAG) – MTs Negeri 1 Majalengka resmi menyelenggarakan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026. Agenda krusial bagi siswa tingkat akhir ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, terhitung sejak Senin (4/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026) mendatang.

Sebanyak 128 siswa kelas IX mengikuti ujian dengan sistem Computer Based Test (CBT). Pemanfaatan teknologi ini menjadi komitmen madrasah dalam menyongsong digitalisasi pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.

Kepala MTsN 1 Majalengka, Suratno, S.Pd., M.Pd., saat melakukan monitoring pada hari ketiga, Rabu (6/5), memberikan apresiasi atas kedisiplinan para siswa. Ia menegaskan bahwa penggunaan aplikasi E-Ujian bukan sekadar formalitas, melainkan upaya membentuk integritas siswa.

“Tahun ini kami sepenuhnya menerapkan sistem CBT melalui perangkat Android dan laptop. Langkah ini diambil untuk melatih anak-anak agar semakin melek teknologi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, sistem ini sangat efektif untuk meminimalisir potensi kecurangan serta meningkatkan akurasi penilaian secara real-time,” ujar Suratno.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana UM, Emis Misbahudin, S.Pd., menjelaskan secara teknis mengenai jalannya ujian. Pihak panitia telah menyiapkan 7 ruang ujian yang masing-masing dikawal oleh satu pengawas guna menjamin ketertiban dan kekhidmatan suasana.

Digitalisasi Pendidikan: MTsN 2 Majalengka Sukses Gelar Ujian Madrasah Berbasis CBT

Dalam pelaksanaannya, ujian dimulai tepat pukul 07.00 hingga 12.10 WIB, dengan pembagian tiga sesi mata pelajaran per hari. Total terdapat 15 mata pelajaran yang diujikan, mencakup materi umum serta materi ciri khas madrasah seperti Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.

“Siswa diwajibkan hadir 30 menit sebelum bel masuk untuk mengikuti briefing dan pengecekan perangkat teknis. Alhamdulillah, hingga memasuki hari ketiga ini, belum ada kendala berarti yang kami temui. Stabilitas jaringan internet dan pasokan listrik tetap terjaga, sehingga anak-anak dapat fokus mengerjakan soal dengan tenang,” jelas Emis.

Salah satu peserta ujian dari kelas IX-3, Ajeng Damar Djati, mengakui bahwa tantangan utama terletak pada bobot soal yang menuntut pemikiran kritis.

“Jujur ada rasa tegang, apalagi banyak soal tipe HOTS (Higher Order Thinking Skills). Tapi karena Bapak dan Ibu guru sudah membiasakan kami melalui kegiatan try out sebelumnya, secara mental kami jauh lebih siap. Mohon doanya agar kami semua diberikan kelancaran hingga hari terakhir,” ungkap Ajeng.

Sebagai informasi, hasil Ujian Madrasah ini nantinya akan diakumulasikan dengan nilai rapor dan nilai sikap sebagai komponen utama penentuan kelulusan. Jika tidak ada perubahan jadwal, pengumuman kelulusan bagi siswa kelas IX MTsN 1 Majalengka akan dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.

Digitalisasi Pendidikan, MTsN 11 Majalengka Sukses Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *