Jatitujuh (KEMENAG) – MTsN 7 Majalengka sukses melaksanakan Ujian Madrasah (UM) berbasis digital tahun ajaran 2025/2026. Dengan memanfaatkan aplikasi Exambrowser pada perangkat Android, kegiatan evaluasi akhir ini berlangsung aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan madrasah yang beralamat di Jalan Bagus Rangin No. 1, Desa Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.
Ujian yang digelar secara mandiri ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 4 hingga 11 Mei 2026. Sebanyak 106 siswa tercatat mengikuti ujian dengan tertib setiap harinya, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.
Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran transisi sistem ujian ini. Menurutnya, penggunaan Exambrowser bukan sekadar mengikuti tren digital, melainkan langkah strategis untuk menjamin integritas nilai siswa.
“Penilaian kini jauh lebih objektif dan akurat. Keunggulan aplikasi ini adalah menutup akses siswa untuk melakukan kecurangan; mereka tidak bisa mencari jawaban melalui Google, ChatGPT, maupun aplikasi pencarian lainnya selama ujian berlangsung. Ini adalah bentuk penerapan teknologi sekaligus penanaman nilai karakter, khususnya kejujuran dan tanggung jawab,” tegas Dedi.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Teddy Hermansyah, S.Pd. Ia menekankan bahwa kesiapan teknis, mulai dari stabilitas jaringan hingga optimalisasi perangkat, telah dipersiapkan matang agar siswa dapat mengerjakan soal dengan fokus tanpa kendala teknis.
Pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (5/5/2026), Pengawas Pembina Madrasah, Hj. Siti Evi Alivia, S.Ag., M.Pd.I., hadir langsung untuk melakukan monitoring. Dalam kunjungannya, ia menyatakan kebanggaannya atas lompatan besar yang dilakukan MTsN 7 Majalengka.
“Saya sangat bangga atas kemajuan di MTsN 7 Majalengka, baik dari sisi prestasi guru, siswa, maupun sarana prasarana. Penerapan digitalisasi melalui Exambrowser ini adalah bukti nyata komitmen madrasah dalam beradaptasi dengan kemajuan zaman,” ungkap Siti Evi.
Implementasi ujian berbasis Android ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga mampu mendongkrak capaian nilai siswa dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan sistem yang lebih transparan dan objektif, MTsN 7 Majalengka optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin dan mentalitas yang kuat.
Digitalisasi ini menjadi standar baru bagi MTsN 7 Majalengka dalam menghadirkan layanan pendidikan yang modern, efektif, dan berkualitas tinggi di Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Suratman


Komentar