Berita Kemenag
Beranda » Berita » ICMI Majalengka Gelar Rakorda, Teguhkan Komitmen Menuju ‘Langkung Sae’ dan Canangkan Program Desa Cendekia

ICMI Majalengka Gelar Rakorda, Teguhkan Komitmen Menuju ‘Langkung Sae’ dan Canangkan Program Desa Cendekia

Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Majalengka sukses menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Ball Room Garden Hotel Majalengka, pada Kamis (11/12/2025). Mengusung tema “Meneguhkan Komitmen Partisipasi Aktif Masyarakat Guna Mewujudkan Majalengka Langkung Sae,” Rakorda ini dihadiri oleh 150 peserta, terdiri dari 26 perwakilan Organisasi Satuan (Orsat) ICMI Kecamatan dan 4 Orsat Perguruan Tinggi.

Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, dan turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Kesbangpol, Disdik, Kemenag, serta Perwakilan Perguruan Tinggi Majalengka. Hadir pula Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Suratman, M.Sc., IPU., yang memberikan arahan kunci.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan secara spesifik menggarisbawahi pentingnya kolaborasi empat pilar untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran di Majalengka: Ilmu Para Ulama, Regulasi Para Umara (Pemerintah), Orang-orang Dermawan, dan Doa Orang-orang Fakir.

“ICMI ini ada di golongan ulama, ada di golongan orang-orang dermawan. Ini cukup pitu (sempurna) sebetulnya,” ujar Wakil Bupati Dena. Ia berharap para cendekiawan ICMI dapat menjadi mitra strategis yang menjembatani aspirasi dari daerah terpencil dan memberikan masukan konstruktif, bimbingan, serta evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah.

Wakil Bupati juga menyinggung isu mendesak, yaitu masalah persampahan, yang telah mendapat teguran keras dari Kementerian Lingkungan Hidup. Isu ini menunjukkan tingkat kedaruratan lingkungan dan menjadi fokus kerja serius Pemkab.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Ketua ICMI Orda Majalengka, Dr. H. Diding Baijuri, M.Si., menyampaikan bahwa Rakorda ini adalah manifestasi program kerja ICMI untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan visi “Majalengka Langkung Sae.”

“Luaran utama dari kegiatan ini adalah rekomendasi kebijakan strategis untuk Pemerintah Kabupaten Majalengka,” jelas Diding. Rekomendasi ini akan dijaring melalui seluruh 30 Orsat (termasuk Orsat dari Universitas YPIB, Institut Budi Utomo Nasional, Universitas Sindangkasih, dan Universitas Majalengka) untuk mengisi “ruang-ruang kosong” dalam kebijakan daerah.

Selain itu, ICMI Majalengka juga merencanakan tiga program lanjutan yang berfokus pada tataran kebijakan dan komunikasi, yaitu:

  1. Penguatan Komunikasi Publik dengan Media untuk menghindari miskomunikasi publik.
  2. Seminar Ketahanan Pangan dan Inflasi bersama Bank Indonesia (BI) Cirebon, BPS, dan Dinas Pertanian.
  3. Penguatan Tataran Strategis sebagai mitra pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Ketua ICMI Orwil Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Suratman, M.Sc., IPU, memberikan apresiasi pada visi “Langkung Sae” yang mencerminkan semangat perbaikan berkelanjutan. Ia menyoroti laju pertumbuhan ekonomi Majalengka yang luar biasa, mencapai lebih dari 8%, jauh di atas rata-rata nasional.

Namun, Suratman menegaskan tantangan mendasar yang harus segera diatasi adalah di sektor pendidikan. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Majalengka saat ini masih 8,3 tahun (belum lulus SMP), jauh dari target Indonesia Emas 2045 yang mensyaratkan RLS minimal 13 tahun.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Menanggapi tantangan ini, Suratman menginstruksikan kepada seluruh Orsat ICMI se-Majalengka untuk membentuk program percontohan “Desa Cendekia”.

“Kami meminta Orda Majalengka membentuk satu Desa Cendekia di setiap Orsat, agar keberadaan ICMI itu bukan hanya terdengar dan terlihat, tapi terasa oleh masyarakat,” ujarnya.

Program Desa Cendekia akan berfokus pada enam pilar aksi nyata di tingkat desa, meliputi: Peningkatan Rata-rata Lama Sekolah, Kesehatan dan Zero Net Stunting, Ketahanan Pangan, Penguatan Ekonomi Desa, Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Kolaborasi Perguruan Tinggi.

Suratman menutup sambutannya dengan seruan, “Slogan ICMI adalah Inspiratif Transformatif!” yang menandai komitmen kuat ICMI dalam akselerasi pencapaian target Indonesia Emas 2045 di Majalengka.

Estafet Kepemimpinan MAN 2 Majalengka: Yayan Ristaman Jaya Serahkan Jabatan kepada H. Dodo Sunandi

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka