Jatiwangi (KEMENAG) — Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Haris Sukaraja sekaligus Penyuluh Agama Islam, KH Suherman, S.Ag., M.Pd.I., menggelar peringatan Milad Ponpes Al-Haris ke-27 yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman utama pondok pesantren, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan sarat nilai keagamaan ini dihadiri oleh jajaran tokoh agama, pejabat pemerintahan, serta tokoh masyarakat. Hadir secara langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majalengka, Drs. KH Anwar Sulaeman, M.Pd., Ketua MUI Kecamatan Jatiwangi, KH Zamzami, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatiwangi.
Momentum bersejarah ini juga memperlihatkan sinergi yang kuat di lingkungan Kementerian Agama dengan hadirnya tiga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari wilayah sekitar, yaitu Kepala KUA Jatiwangi selaku tuan rumah, Drs. H. Sihabudin, M.H.I., Kepala KUA Sindang, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan, S.H.I., M.H., dan Kepala KUA Sindangwangi, Uli Romli, S.H.I. Turut hadir mendampingi, segenap Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Jatiwangi dan Sindang, para wali santri, santriwan-santriwati, serta masyarakat setempat.

Kepala KUA Jatiwangi, Sihabudinmenyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan acara ini. “Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara lembaga keagamaan dan pesantren di Jatiwangi ini. Momentum Milad dan Maulid Nabi ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta pelayanan keagamaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Sindang, Ilan Ahmad Zaeni Dahlan menambahkan pentingnya kebersamaan antarwilayah.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap penguatan dakwah dan pendidikan Islam di wilayah Majalengka secara utuh,” tuturnya.
Rangkaian acara diisi dengan tausiyah utama oleh ulama asal Sukabumi, Dr. KH Aang Abdullah Zein, M.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani keteladanan Nabi Muhammad SAW di era modern.
“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, meneladani akhlak Rasulullah SAW adalah kunci. Pesantren memiliki peran strategis dalam membina karakter dan moral generasi muda agar tetap kokoh berpegang pada nilai-nilai keislaman,” tegas KH. Aang.
Pimpinan Ponpes Al-Haris, KH Suherman menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 27 tahun lembaga yang dipimpinnya dalam mengabdi bagi pendidikan keagamaan.
“Kami sangat bersyukur atas usia 27 tahun Ponpes Al-Haris ini. Harapan besar kami, para santri dan alumni Ponpes Al-Haris terus menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan, kemandirian, dan kemanfaatan luas bagi bangsa dan agama,” ungkap KH Suherman.
Melalui peringatan Milad ke-27 dan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Ponpes Al-Haris berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan keislaman, memperkuat jaringan alumni, serta mempererat silaturahmi dengan lintas instansi demi terwujudnya masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan harmonis.
Kontributor: Sayid Abdullah Yahya


Komentar