Talaga (KEMENAG) — Tim Riset MAN 1 Majalengka menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat pertama dari 15 proposal wakil Provinsi Jawa Barat yang berhasil lolos ke tahap presentasi proposal Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset Tahun 2026 secara daring melalui portal resmi https://riset-omi.kemenag.go.id/ pada Kamis (10/9/2026).
Capaian gemilang ini diraih setelah proposal riset mereka menyisihkan persaingan ketat dari total 901 proposal yang mendaftar secara nasional pada jenjang Madrasah Aliyah (MA).
Tim riset yang terdiri dari tiga siswi, yaitu Ajrin Diana Ramadhani (Kelas X.2), Dede Sintia Apriliyani (Kelas X.1), dan Salsabila Solihatun Nisa (Kelas X.1), berkompetisi pada bidang Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional. Mereka mengajukan karya ilmiah berbobot dengan judul “Mutasyabih-AI: Sistem Murojaah Adaptif Berbasis Klasifikasi Mutasyabihat al-Lafziyyah untuk Siswa Tahfidz Madrasah”.

Inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ini dirancang untuk mempermudah serta meningkatkan efektivitas metode murojaah (pengulangan hafalan) Al-Qur’an bagi para siswa tahfidz di lingkungan Madrasah.
Pembimbing Riset MAN 1 Majalengka, Edwin Erdiyana, S.Kom., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja keras para siswi bimbingannya. Meski ini merupakan pengalaman pertama bagi MAN 1 Majalengka dalam ajang OMI Riset, kolaborasi yang solid mampu membuahkan hasil luar biasa di tingkat provinsi.
“Kami baru pertama kali mengikuti kegiatan OMI Riset ini, namun Alhamdulillah berkat kegigihan siswa dan kerja sama yang baik dengan pembimbing, kita berhasil memperoleh hasil terbaik untuk tingkat Provinsi Jawa Barat. Kami berharap pada tahap presentasi proposal nanti, para siswi dapat kembali menampilkan performa maksimal dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Edwin.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan tim pembimbing dan para peserta didik.
“Ini merupakan bentuk perjuangan yang luar biasa dari pembimbing yang mampu memberikan arahan dan trik tepat. Tiga peserta dengan latar belakang yang berbeda berhasil dipadukan menjadi satu tim yang sangat solid. Kami sangat mengapresiasi upaya maksimal yang telah ditunjukkan oleh pembimbing dan seluruh anggota tim,” ungkap Wawan.

Sebagai tindak lanjut, tim riset MAN 1 Majalengka saat ini tengah melakukan persiapan intensif guna menghadapi sesi tahap presentasi proposal. Diharapkan pada tahap selanjutnya, tim dapat menyajikan paparan riset yang komprehensif sehingga mampu meraih penilaian tertinggi dan melangkah ke babak final.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi serta menginspirasi seluruh civitas akademika di MAN 1 Majalengka untuk terus bertransformasi, berinovasi, dan melahirkan karya-karya unggul berbasis teknologi yang mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta kualitas layanan MAN 1 Majalengka kepada masyarakat.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar