Berita Kemenag

Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan, Kemenag Majalengka Sambut Kunjungan Pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI

Majalengka (KEMENAG) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., menyambut hangat kunjungan pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI Majalengka di ruang kerja Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Perguruan Daarul Uluum PUI Majalengka yang dipimpin oleh Guru Senior sekaligus Ketua DPD Wanita PUI Majalengka, Fajar Baeti, M.Pd. Turut mendampingi Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Daarul Uluum, Riyadu Solihin, S.Pd.I., Kepala Madrasah Aliyah (MA) Daarul Uluum, Ilisya P. Indrasari, M.Pd.I., serta Mudir Pondok Pesantren Daarul Uluum, Dodi Robiansyah, M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, pihak pimpinan Daarul Uluum menyampaikan maksud silaturahmi sekaligus memaparkan penguatan program unggulan lembaga, yang meliputi jenjang MTs, MA, Pondok Pesantren, serta optimalisasi keberadaan Pondok Pesantren dan program Madrasah Adab, Qur’an, and Language (MAQB).

Fajar Baeti, M.Pd., menjelaskan bahwa MAQB dirancang sebagai landasan dan identitas strategis institusi dalam membina peserta didik agar mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, ke-PUI-an (Intisab), serta kecakapan global.

“Program ini dirancang sebagai landasan dan identitas strategis institusi dalam membina peserta didik, guna mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, ke-PUI-an (Intisab), serta kecakapan global,” ujar Fajar Baeti memaparkan pilar-pilar utama MAQB.

Kemenag Majalengka Gelar Tindak Lanjut Penghapusan BMN, Dorong Tertib Administrasi dan Program ASRI

Lebih lanjut, Fajar merinci bahwa pilar pertama dari program unggulan ini adalah Adab (Character & Morals Building), yang menempatkan pembentukan akhlak dan budi pekerti luhur sebagai fondasi utama pendidikan melalui pembiasaan harian seperti shalat dhuha, dzikir pagi, serta shalat dzuhur dan ashar berjamaah, penanaman karakter Intisab PUI, pembiasaan saum sunnah Kamis, serta program pembinaan kedisiplinan dan pengadaban secara berkala.

Pilar kedua berfokus pada aspek Qur’an (Tahfidz & Tahsin Al-Qur’an) yang menitikberatkan pada interaksi intensif dengan Al-Qur’an. Hal ini mencakup tahsin Al-Qur’an—perbaikan bacaan secara tartil menggunakan metode terstruktur seperti metode UMMI—serta program akselerasi dan target tahfiz Al-Qur’an terprogram bagi peserta didik untuk mencetak generasi hafizh dan hafizhah.

Sementara itu, pilar ketiga diarahkan pada Language (Penguatan Bahasa Asing) sebagai persiapan menghadapi tantangan global. Program ini memberikan porsi khusus pada penguasaan bahasa internasional, utamanya bahasa Arab dan bahasa Inggris, yang diterapkan tidak hanya di dalam kelas melalui kurikulum formal, tetapi juga didukung lewat lingkungan berbahasa, study camp kebahasaan, pembiasaan upacara bendera dengan bahasa Arab dan Inggris, hari bahasa, serta interaksi aktif guna melatih kecakapan komunikasi santri maupun murid.

Melalui pendekatan komprehensif MAQB ini, Perguruan Daarul Uluum PUI Majalengka berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kuat dalam penguasaan ilmu agama dan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki integritas moral (adab) yang tinggi serta daya saing global berkat kemampuan bahasa asing yang mumpuni.

Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., memberikan apresiasi dan menyambut baik langkah strategis yang diinisiasi oleh lembaga pendidikan tersebut.

Kemenag Majalengka Apresiasi 33 Peraih Juara Olimpiade Madrasah Indonesia 2026

“Kami menyambut baik atas apa yang disampaikan oleh pimpinan Madrasah Daarul Uluum tersebut sebagai sesuatu hal yang bisa memberikan dampak yang positif bagi perkembangan siswa-siswi madrasah,” ungkapnya.

Kontributor: Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *