Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka terus berkomitmen memperkuat karakter religius para siswanya melalui program pembiasaan tadarus Al-Qur’an. Sebagai bentuk optimalisasi kegiatan tersebut, pihak madrasah membagikan Mushaf Al-Qur’an yang telah dikelompokkan per juz kepada seluruh siswa Kelas XII.2 di ruang kelas setempat, Selasa (8/9/2026).
Program pembiasaan Tadarus Al-Qur’an di MAN 1 Majalengka sendiri dijadwalkan rutin setiap hari Selasa dan Kamis, mulai pukul 07.00 hingga 07.15 WIB. Pelaksanaannya dibimbing langsung oleh Guru Mata Pelajaran yang bertugas pada jam pelajaran pertama dan kedua. Pembagian mushaf Al-Qur’an per juz ini disesuaikan dengan nomor urut absensi siswa guna memudahkan teknis pelaksanaan dan kesinambungan bacaan.
Guru Fikih MAN 1 Majalengka yang mengampu Kelas XII.2, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menjelaskan bahwa skema pembagian Al-Qur’an berdasarkan nomor absensi ini dirancang untuk memberikan kemudahan serta efisiensi waktu bagi para siswa.
“Dengan pembagian Al-Qur’an per juz ini, siswa akan lebih mudah melanjutkan bacaan Al-Qur’an pada pertemuan berikutnya tanpa perlu mencari-cari halaman terakhir. Selain itu, pembagian berdasarkan nomor urut absensi juga membuat teknis pendistribusian di dalam kelas menjadi lebih tertata,” ujar Wawan.

Proses teknis pembagian Al-Qur’an tersebut turut dibantu oleh Khoerul Azam Nur Hidayat. Menurutnya, konsep yang digagas oleh guru pengampu sangat membantu siswa dalam menjalankan program pembiasaan.
“Konsep pembagian Al-Qur’an per juz dari Guru Fikih ini sangat memudahkan kami para siswa untuk langsung melanjutkan bacaan dari hari sebelumnya, sehingga durasi singkat selama 15 menit dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ungkap Khoerul Azam.
Melalui program pembiasaan tadarus Al-Qur’an yang terstruktur meskipun dalam durasi singkat ini, diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap Al-Qur’an serta membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta mutu pelayanan keagamaan di lingkungan Madrasah.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar