Talaga (KEMENAG) — Guna menjaring talenta sains berbakat serta mewujudkan iklim kompetisi yang jujur dan transparan, ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 resmi dimulai. Pelaksanaan hari pertama untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta tersebut dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka, Senin (7/9/2026).
Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 07.30 WIB dengan melayani 71 peserta dari wilayah selatan Kabupaten Majalengka yang terbagi ke dalam empat sesi. Pada sesi pertama (Matematika) dan sesi kedua (Geografi), masing-masing diikuti oleh 13 peserta dari berbagai madrasah, di antaranya MAS PUI Maja, MAS Nurrakhman Howara Hadad, MAS Putri PUI Talaga, MA Assalam Maja, MAN 1 Majalengka, MAS Darul Ulum PUI Talaga, MAS PUI Banjaran, dan MAS Al-Masum. Pelaksanaan ujian berbasis Computer Based Test (CBT) ini dipandu oleh Proktor Ruang Ena Herjuana, S.E. dan Teknisi Edwin Erdiyana, S.Kom., serta dipantau secara real-time via Zoom oleh Panitia OMI Provinsi Jawa Barat.

Penyelenggaraan OMI 2026 di titik lokasi (tilok) MAN 1 Majalengka ini dirancang untuk menyediakan sarana asesmen digital yang andal, inklusif, dan akuntabel bagi seluruh madrasah. Melalui pengawasan melekat serta pemantauan terpusat dari tingkat provinsi, setiap tahapan seleksi dipastikan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Proktor Ruang OMI 2026 Tilok MAN 1 Majalengka, Ena Herjuana, S.E., menyampaikan bahwa alur pengerjaan soal di sesi awal berjalan tanpa hambatan teknis.
“Alhamdulillah, seluruh peserta dapat masuk ke aplikasi tepat waktu dan mengerjakan soal sampai selesai tanpa kendala berarti. Persiapan perangkat dan jaringan yang kami lakukan sejak uji coba sangat membantu kelancaran hari ini,” ujar Ena.

Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., yang meninjau langsung jalannya ujian, menegaskan komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.
“Kehadiran kami untuk memastikan bahwa seluruh peserta dari berbagai madrasah, baik negeri maupun swasta, mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang setara, nyaman, serta kondusif. Kami berharap ajang ini dapat melahirkan siswa-siswa berprestasi yang siap membawa nama baik Majalengka,” ungkap Iyan.
Sebagai tindak lanjut, tim proktor dan teknisi Tilok MAN 1 Majalengka akan terus mengawal kestabilan server serta rekapitulasi data kehadiran peserta hingga seluruh rangkaian sesi OMI 2026 selesai dilaksanakan.
Melalui kelancaran hari pertama ini, diharapkan pelaksanaan OMI 2026 di Tilok MAN 1 Majalengka dapat berjalan tertib, jujur, dan bebas kendala teknis hingga hari terakhir, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap asesmen digital madrasah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar