Weragati (KEMENAG) — Dalam upaya membentuk karakter religius dan melatih spiritualitas generasi muda, Civitas Akademika MTsN 13 Majalengka menggelar kegiatan pembiasaan diri berupa pembacaan Asmaul Husna bersama pada Kamis (10/09/2026). Kegiatan rutin ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Serbaguna MTsN 13 Majalengka dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tawasul dan doa bersama yang dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag. Usai tawasul, lantunan merdu pembacaan 99 nama Allah (Asmaul Husna) digemakan secara bersama-sama yang dipimpin oleh Muhamad Azhari, siswa kelas 9 MTsN 13 Majalengka. Suasana khusyuk semakin terasa saat seluruh peserta meresapi setiap bait nama agung Allah SWT, yang kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Sulaeman, M.Pd.I.
Setelah pembacaan Asmaul Husna dan doa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, Abdul Roup, S.Ag. Dalam arahannya, Abdul Roup menekankan pentingnya menerapkan filosofi “konsep padi” dalam kehidupan sehari-hari, yakni semakin berisi dan berilmu, maka hendaknya semakin merunduk dan rendah hati.
Dalam penyampaiannya, Abdul Roup menyampaikan bahwa kecerdasan intelektual harus senantiasa diimbangi dengan keagungan akhlak dan kerendahan hati.
“Ilmu dan prestasi yang kita raih hendaknya tidak membuat kita sombong. Seperti filosofi padi, semakin banyak ilmu yang kita miliki, semakin kita harus merunduk, menghormati guru, orang tua, serta sesama. Pembiasaan Asmaul Husna ini adalah sarana kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hati kita tetap tenang dan dihiasi akhlak terpuji,” ujar Abdul.
Melalui kegiatan rutin ini, pembiasaan pembacaan Asmaul Husna diharapkan dapat menumbuhkan keimanan, kecintaan kepada Allah SWT, serta membentuk akhlak mulia dalam diri peserta didik. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk membiasakan siswa berdzikir, meningkatkan ketenangan hati, serta mendorong mereka agar mampu memahami dan meneladani nilai-nilai mulia Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah akan terus berkomitmen menjaga konsistensi program pembiasaan keagamaan ini sebagai bagian integral dari kurikulum pembentukan karakter di MTsN 13 Majalengka.
Diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas pendidikan karakter dan moral peserta didik, sekaligus mendukung terwujudnya layanan pendidikan Kementerian Agama yang unggul, religius, dan berintegritas.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar