Berita Daerah

Usai Salat Magrib, Santri PP Baitul Ilmi MTsN 11 Majalengka Ikuti Pengajian Tajwid

Cingambul (KEMENAG) — Usai melaksanakan salat Magrib, para siswa MTsN 11 Majalengka yang menjadi santri Pondok Pesantren (PP) Baitul Ilmi mengikuti pengajian ilmu tajwid di Masjid Al-Amiin, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan bagi para santri yang tinggal di lingkungan Pondok Pesantren Baitul Ilmi MTsN 11 Majalengka.

Pengajian dilaksanakan dalam suasana tertib dan berlangsung dengan penuh perhatian. Para santri mengikuti penjelasan materi tajwid yang disampaikan oleh Ustaz Dayat sebagai pembimbing kegiatan.

Dalam proses pembelajaran, Ustaz Dayat memberikan penjelasan mengenai ilmu tajwid secara bertahap dan teliti. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar para santri dapat memahami kaidah-kaidah bacaan Al-Qur’an dengan lebih baik.

Tidak hanya menyampaikan materi, Ustaz Dayat juga mengecek secara langsung bacaan Al-Qur’an para santri. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan penguasaan santri terhadap penerapan ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur’an.

Melalui kegiatan tersebut, para santri mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki bacaan sekaligus mempraktikkan ilmu tajwid yang telah dipelajari. Pembelajaran secara langsung diharapkan dapat membantu santri lebih teliti dalam menerapkan setiap kaidah bacaan ketika membaca Al-Qur’an.

Peringati HAORNAS 2026, Ratusan Siswa MTsN 10 Majalengka Ikuti Senam Kebugaran Jasmani

PP Baitul Ilmi merupakan pondok pesantren rintisan MTsN 11 Majalengka yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Meskipun jumlah santrinya masih relatif sedikit, sekitar belasan siswa, kegiatan pembinaan keagamaan terus diarahkan agar berjalan secara rutin dan terarah.

Keberadaan pondok pesantren tersebut menjadi salah satu upaya MTsN 11 Majalengka dalam memberikan ruang pembinaan bagi siswa, khususnya dalam memperkuat pemahaman keagamaan dan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Dengan adanya pengajian tajwid setelah salat Magrib, para santri diharapkan semakin terbiasa memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif dan bernilai edukatif. Pembiasaan tersebut juga diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik sekaligus memiliki karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Riyan Mardiyana

Wujudkan Pembelajaran Digital, MTsN 5 Majalengka Manfaatkan Interactive Flat Panel pada Mapel IPA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *