Berita Daerah KUA

KUA Cikijing Gelar Bimwin untuk Bekal Calon Pengantin Membangun Keluarga Sakinah

Cikijing (KEMENAG) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikijing menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi empat pasang calon pengantin (catin) di Balai Nikah KUA Cikijing pada Senin (31/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan dan wawasan mendalam bagi para peserta sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala KUA Cikijing, Idi, S.Ag., M.A.P. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kesadaran dan komitmen para peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti seluruh tahapan bimbingan.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para calon pengantin yang sudah hadir. Bimbingan ini merupakan ikhtiar penting agar setiap pasangan memiliki pondasi pengetahuan yang kokoh sebelum mengarungi bahtera rumah tangga,” ujar Idi dalam arahannya.

Memasuki sesi inti, Penyuluh Agama Islam, Mochamad Nasirul Haq, S.HI., memaparkan materi mengenai prinsip pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta memberikan edukasi terkait risiko dan bahaya pernikahan dini. Agar suasana tetap interaktif dan tidak membosankan, sesi materi diselingi dengan kegiatan ice breaking berupa tepuk sakinah serta senam gerak tangan dan kaki.

Usai penyampaian materi, para calon pengantin mengikuti simulasi atau latihan akad nikah. Sesi ini dirancang secara khusus untuk melatih kesiapan mental serta kelancaran pengucapan ijab kabul saat hari pernikahan mendatang.

Hadiri HAORNAS XLIII, Kakan Kemenag Majalengka: Olahraga Investasi Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara resmi oleh Penyuluh Agama Islam, Moh Agus Syufiyudin, S.Ag., yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Melalui pelaksanaan Bimwin ini, KUA Cikijing berharap wawasan yang diperoleh para catin dapat menjadi bekal nyata dalam membina rumah tangga yang harmonis, sekaligus menjadi bentuk komitmen Kemenag dalam meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyarakat.

Kontributor : Rizqi Maulia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *