Berita Daerah

Siswa MTsN 8 Majalengka Belajar Menulis Artikel Ilmiah di Perpustakaan Madrasah

Kertajati (KEMENAG) — Peserta didik MTs Negeri 8 Majalengka mengikuti kegiatan pembelajaran menulis artikel ilmiah di perpustakaan madrasah, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk meningkatkan kemampuan literasi, keterampilan menulis, serta kemampuan peserta didik dalam mengolah informasi secara sistematis dan bertanggung jawab.

Kegiatan dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan dan ruang komputer madrasah. Peserta didik tampak berdiskusi dalam kelompok, membaca berbagai sumber, serta menggunakan komputer untuk menyusun dan mengembangkan tulisan. Proses pembelajaran berlangsung secara aktif dengan pendampingan guru.

Pada tahap awal, peserta didik diperkenalkan dengan pengertian dan karakteristik artikel ilmiah. Guru menjelaskan perbedaan antara tulisan ilmiah dan tulisan populer, termasuk pentingnya penggunaan bahasa yang baku, penyajian informasi berdasarkan fakta, serta pencantuman sumber rujukan dalam penulisan.

Selanjutnya, peserta didik belajar menentukan topik yang akan dikembangkan menjadi artikel. Setelah menentukan topik, mereka diarahkan untuk mencari informasi dari berbagai sumber, baik melalui buku yang tersedia di perpustakaan maupun sumber digital yang relevan. Informasi yang diperoleh kemudian dipilah dan disusun sebagai bahan untuk mengembangkan gagasan dalam tulisan.

Dalam proses penulisan, peserta didik belajar menyusun bagian-bagian artikel secara sistematis, mulai dari judul, pendahuluan, pembahasan, hingga kesimpulan. Guru memberikan bimbingan terhadap struktur tulisan, penggunaan bahasa, pengembangan paragraf, serta cara menyajikan informasi agar mudah dipahami oleh pembaca.

Hadiri HAORNAS XLIII, Kakan Kemenag Majalengka: Olahraga Investasi Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter

Kegiatan juga diisi dengan diskusi antarpeserta didik. Mereka saling bertukar gagasan, memberikan masukan terhadap topik yang dipilih, dan mendiskusikan informasi yang telah ditemukan. Proses tersebut mendorong peserta didik untuk tidak sekadar menyalin informasi, tetapi mulai belajar mengolah, memahami, dan menyampaikan kembali informasi dengan bahasa mereka sendiri.

Plt. Kepala MTsN 8 Majalengka, Sabur Gunawan, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam menghasilkan karya tulis.

“Kemampuan menulis merupakan bagian penting dari literasi yang perlu terus dikembangkan sejak peserta didik berada di madrasah. Melalui pembelajaran artikel ilmiah, siswa kami dorong untuk terbiasa membaca, mencari informasi, berpikir kritis, dan menuangkan gagasannya secara sistematis. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan siswa yang tidak hanya mampu membaca informasi, tetapi juga mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, pembelajaran menulis artikel ilmiah juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Ketika menyusun sebuah tulisan, siswa dituntut untuk memahami persoalan, menemukan informasi yang relevan, membandingkan berbagai sumber, kemudian menyusun kesimpulan berdasarkan informasi yang telah dipelajari.

Sebagai tindak lanjut, madrasah akan mendorong peserta didik untuk menyelesaikan artikel yang telah mereka susun dan melakukan proses penyuntingan secara bertahap. Karya-karya tersebut diharapkan dapat dihimpun menjadi kumpulan artikel siswa serta menjadi bagian dari dokumentasi karya literasi peserta didik MTsN 8 Majalengka.

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Kepala MTsN 3 Majalengka Hadiri Apel Gabungan Kemenag Majalengka

Kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan madrasah. Pemanfaatan perpustakaan dan fasilitas komputer tidak hanya diarahkan sebagai tempat membaca atau mengakses informasi, tetapi juga sebagai ruang bagi peserta didik untuk melakukan eksplorasi, berdiskusi, menulis, dan menghasilkan karya.

Melalui pembelajaran menulis artikel ilmiah, MTsN 8 Majalengka terus memperkuat layanan pendidikan yang mendorong peserta didik menjadi pembelajar aktif, kritis, kreatif, dan produktif. Keterampilan literasi yang dikembangkan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal peserta didik dalam menghadapi tuntutan pembelajaran pada jenjang pendidikan berikutnya sekaligus mendukung terwujudnya madrasah yang unggul dalam literasi dan prestasi.

Dengan pembelajaran yang memadukan kegiatan membaca, berdiskusi, mencari informasi, dan menulis, MTsN 8 Majalengka berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif dan bermakna bagi peserta didik. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah dalam membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan menghasilkan karya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *