Jatiwangi (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Majalengka terus memperkuat layanan Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai upaya menciptakan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang nyaman, aman, dan kondusif. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menyelenggarakan layanan konseling berkala bagi siswa kelas X yang dilaksanakan di Ruang Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 3 Majalengka pada Selasa (4/8/2026).
Program konseling dilaksanakan secara terjadwal dengan memanggil siswa secara bergiliran untuk mengikuti sesi bimbingan tatap muka. Melalui pendekatan personal, guru BK memberikan ruang kepada setiap peserta didik untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, baik berkaitan dengan proses pembelajaran, penyesuaian diri di lingkungan madrasah, hubungan sosial, maupun pengembangan potensi diri.
Layanan konseling dipandu oleh Guru Bimbingan dan Konseling MAN 3 Majalengka, Iyum Tsamratul Ainil Alawiyah, S.Pd., bersama Hanna Fatma Khoiruzzahro, S.Sos. Keduanya memberikan pendampingan secara individual agar setiap siswa memperoleh perhatian sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Guru BK MAN 3 Majalengka, Iyum Tsamratul Ainil Alawiyah, S.Pd., menjelaskan bahwa layanan konseling berkala merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus pendampingan bagi siswa, khususnya peserta didik baru yang sedang memasuki masa transisi dari jenjang SMP/MTs ke Madrasah Aliyah.
“Kami ingin memastikan setiap siswa merasa nyaman, didengar, dan memperoleh pendampingan yang tepat sehingga mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan madrasah,” ujar Iyum.
Menurutnya, proses adaptasi yang berlangsung dengan baik akan berdampak positif terhadap motivasi belajar, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa dalam menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti proses pendidikan di madrasah.
Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi guru BK untuk mengidentifikasi karakter, potensi, serta kebutuhan layanan setiap siswa secara lebih komprehensif. Data hasil konseling akan menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan sehingga layanan BK dapat diberikan secara tepat sasaran.
Pihak madrasah berkomitmen melaksanakan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan siswa melalui sinergi antara guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, dan orang tua. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik dari aspek akademik maupun nonakademik.
Melalui layanan konseling berkala ini, MAN 3 Majalengka menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Dengan dukungan layanan BK yang profesional, madrasah berharap dapat mewujudkan suasana belajar yang harmonis, aman, dan kondusif, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Firman Saefatullah (Humas MAN 3 Majalengka)


Komentar