Majalengka (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikijing menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi sembilan pasang calon pengantin (catin) di wilayah Kecamatan Cikijing, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempersiapkan para calon pengantin dalam membangun fondasi rumah tangga yang kokoh dan harmonis.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan sekaligus penyampaian materi oleh Penyuluh Agama Islam, Mochamad Nasirul Haq, S.HI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara mendalam makna dan pentingnya mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Agar suasana pembelajaran tetap interaktif dan menyenangkan, materi diselingi dengan ice breaking berupa “Tepuk Sakinah” dan senam gerakan tangan untuk menjaga fokus para peserta.
Selain itu, para calon pengantin juga dibekali pemahaman mengenai empat pilar utama dalam membina keluarga sakinah. Pengetahuan ini diharapkan dapat menjadi bekal praktis bagi peserta dalam menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga setelah menikah nantinya. “Keluarga sakinah dibangun bukan hanya dengan cinta, tetapi juga dengan empat pilar utama: komitmen, kasih sayang, musyawarah, dan kesabaran” tegas Nasir.
Kepala KUA Cikijing, Idi, S.Ag., M.A.P turut memberikan pengarahan serta pembekalan teknis mengenai tata cara dan alur pelaksanaan ijab kabul serta pembekalan niat tentang menjalankan sunah rosul. Penjelasan ini diberikan guna memastikan para calon pengantin memiliki kesiapan mental dan pemahaman yang mantap saat menjalani prosesi akad nikah maupun setelah ijab, serta dijauhkan dari godaan setan yang akan mengganggunya.
Melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama, khususnya dalam mengedukasi masyarakat serta memperkuat ketahanan keluarga di wilayah Kabupaten Majalengka. Selain itu, melalu kegiatan ini juga para calon pengantin dapat menyerap ilmu serta pemahaman yang utuh, sehingga mampu mewujudkan keluarga impian yang harmonis dan sejahtera.
Kontributor: Rizqi Maulia


Komentar