Berita Daerah
Beranda » Berita » Di Antara Guru dan ASN, Hadir Para Jurnalis Muda: Pemandangan Tak Biasa dalam Diklat Kehumasan Kemenag

Di Antara Guru dan ASN, Hadir Para Jurnalis Muda: Pemandangan Tak Biasa dalam Diklat Kehumasan Kemenag

Jatiwangi (KEMENAG) — Pemandangan yang tersaji di Ruang Belajar Bersama (RBB) MAN 3 Majalengka, Jumat (31/8/2026), mungkin membuat siapa pun bertanya-tanya. Di tengah deretan peserta yang didominasi para guru, aparatur sipil negara (ASN), serta pengelola kehumasan madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Wilayah Majalengka Utara, tampak beberapa siswa berseragam madrasah duduk serius menyimak materi.

Mereka bukan tamu yang salah ruangan. Mereka juga bukan sekadar pengamat. Para siswa itu datang dengan identitas yang sama seperti peserta lainnya: belajar menjadi pengelola informasi yang bertanggung jawab.

Sekilas memang terasa janggal. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kehumasan umumnya menjadi ruang belajar bagi para pegawai yang mengemban tugas publikasi dan layanan informasi. Namun, kali ini suasananya berbeda. Di antara para humas madrasah dan KUA, hadir anggota Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 3 Majalengka yang memperoleh kesempatan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari proses kaderisasi.

Pemandangan yang tidak lazim itu justru menghadirkan pesan yang kuat. Bahwa dunia kehumasan tidak hanya berbicara tentang pekerjaan hari ini, tetapi juga tentang menyiapkan generasi yang akan melanjutkan estafet penyampaian informasi publik secara profesional.

Sepanjang kegiatan, para siswa mengikuti setiap sesi tanpa sekat. Mereka mencatat, berdiskusi, bertanya, hingga mengamati bagaimana para pengelola kehumasan membangun sebuah berita yang akurat, informatif, dan sesuai dengan kaidah publikasi Kementerian Agama.

Kokurikuler MTsN 7 Majalengka Tanamkan Kepedulian Lingkungan melalui Gerakan Penghijauan di Depan Kelas

Materi utama disampaikan oleh Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Endang Mu’min, yang membagikan pengalaman sekaligus teknik penyusunan berita kehumasan. Sementara itu, Pembina Jurnalistik MAN 3 Majalengka, Firman Saefatullah, bersama Ketua Ekstrakurikuler Jurnalistik, Nasya Sintya Dewi, turut mendampingi para siswa agar mampu mengikuti ritme pembelajaran yang sama dengan peserta lainnya.

Bagi para siswa, kesempatan tersebut bukan sekadar menghadiri pelatihan. Mereka sedang merasakan langsung bagaimana sebuah informasi resmi lahir, diproses, diverifikasi, hingga akhirnya dipublikasikan kepada masyarakat.

Firman Saefatullah menilai, pengalaman belajar bersama para praktisi kehumasan merupakan bekal yang sulit diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas.

“Mungkin ini terlihat tidak biasa. Di ruangan yang sama berkumpul para guru, pegawai KUA, dan siswa. Namun justru di situlah nilai pendidikannya. Mereka belajar langsung dari para praktisi, memahami etika publikasi, dan merasakan standar kerja kehumasan Kementerian Agama sejak usia sekolah,” ujarnya.

Keikutsertaan siswa jurnalistik dalam diklat tersebut menjadi bagian dari komitmen MAN 3 Majalengka untuk menghadirkan pembelajaran yang autentik. Siswa tidak hanya berlatih melalui simulasi, tetapi diberi kesempatan masuk ke lingkungan profesional agar mampu menyerap budaya kerja secara langsung.

MTsN 7 Majalengka Perkuat Literasi Publik melalui Pembentukan Tim Kontributor Berita

Suasana itulah yang menjadikan diklat kali ini terasa berbeda. Di satu sisi, para pengelola humas memperkuat kompetensinya sebagai ujung tombak publikasi satuan kerja. Di sisi lain, tumbuh benih-benih humas muda yang belajar dari orang-orang yang selama ini menjadi wajah komunikasi publik Kementerian Agama.

Barangkali memang terlihat janggal ketika siswa duduk sejajar dengan para guru dan ASN dalam sebuah diklat resmi. Namun dari kejanggalan itulah lahir sebuah harapan. Sebab kaderisasi tidak pernah dimulai ketika seseorang telah menduduki jabatan, melainkan ketika kesempatan belajar diberikan sejak dini kepada mereka yang kelak akan melanjutkan estafet pengabdian.

Kontributor : Firman Saefatullah (Humas MAN 3 Majalengka) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *