Jatiwangi (KEMENAG) — Majelis Perwakilan Kelas (MPK) MAN 3 Majalengka terus memperkuat perannya sebagai wadah kaderisasi pemimpin muda , Kamis (30/7/2026). Ini bagian dari upaya madrasah membangun budaya organisasi yang demokratis, partisipatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter kepemimpinan peserta didik.
Kepala MAN 3 Majalengka, Hj. Ela Nurlaela, M.Pd., menyampaikan bahwa MPK merupakan salah satu instrumen penting dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan, tanggung jawab, serta budaya musyawarah di kalangan peserta didik.
“MPK menjadi ruang belajar yang sangat strategis untuk menyiapkan kader-kader pemimpin masa depan yang mampu menyampaikan aspirasi secara santun, berpikir kritis, dan bertindak bijaksana,” ujar Ela.
Sementara itu, Pembina MPK MAN 3 Majalengka, Maman, S.Pd.I., menjelaskan bahwa MPK memiliki fungsi layaknya lembaga legislatif di lingkungan madrasah yang menjadi representasi suara seluruh peserta didik.
“MPK bukan sekadar pelengkap organisasi kesiswaan. MPK merupakan tempat lahirnya senator muda madrasah yang belajar tentang etika berorganisasi, kepemimpinan, pengawasan, serta bagaimana menyampaikan aspirasi dengan mengedepankan musyawarah dan tanggung jawab,” jelasnya.
Ketua MPK MAN 3 Majalengka, Agis Agriana Al Dzikri, menginisiasi seluruh pengurus untuk menjadikan amanah organisasi sebagai sarana belajar melayani, bukan sekadar memperoleh jabatan.
“Menjadi pengurus MPK berarti siap menjadi pendengar yang baik bagi teman-teman, mengawal aspirasi mereka, dan membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh warga madrasah. Seorang senator muda harus mampu berpikir objektif, mengedepankan kepentingan bersama, serta menjadi teladan dalam sikap maupun tindakan,” ungkap Agis.
MAN 3 Majalengka berharap MPK mampu menjalankan fungsi representasi, legislasi, dan pengawasan organisasi secara optimal. Kehadiran MPK diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara peserta didik dengan madrasah sekaligus melahirkan kader-kader senator muda yang memiliki kemampuan memimpin, berkolaborasi, serta berkontribusi positif bagi kemajuan madrasah dan masyarakat.
Ini juga sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepemimpinan, dan budaya demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai moderasi beragama.
Dengan demikian, MPK MAN 3 Majalengka diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.
Kontributor: Firman Saefatullah (Humas MAN 3 Majalengka)


Komentar