Berita Daerah MAN

15 Menit yang Memperluas Dunia Siswa, MAN 3 Majalengka Konsisten Bangun Budaya Membaca

Jatiwangi (KEMENAG) — Lima belas menit sebelum pembelajaran dimulai dimanfaatkan siswa MAN 3 Majalengka untuk membuka jendela pengetahuan. Melalui kebiasaan membaca setiap Selasa, siswa didorong memperkaya wawasan, mempertajam intuisi, dan membangun cara pandang yang lebih luas terhadap berbagai informasi.

Pembiasaan tersebut berlangsung serentak di seluruh ruang kelas MAN 3 Majalengka, Selasa (11/8/2026). Para siswa membaca selama 15 menit sebelum pelajaran pertama dimulai dengan didampingi guru mata pelajaran.

Tidak hanya buku pelajaran, siswa dapat memilih beragam bahan bacaan sesuai minat, baik buku cetak maupun buku elektronik (e-book).

Program Selasa Membaca menjadi bagian dari upaya MAN 3 Majalengka membangun budaya literasi melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Pembina Literasi sekaligus Kepala Perpustakaan MAN 3 Majalengka, Heni Supartini, S.S., mengatakan membaca memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal lebih banyak informasi dan sudut pandang.

Perkuat Pemahaman Aset Negara, Staf TU MTsN 11 Majalengka Ikuti BISIKAN

“Ketika siswa terbiasa membaca, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru. Mereka juga belajar menghubungkan informasi, memahami berbagai sudut pandang, dan membangun intuisi dalam melihat suatu persoalan,” ujar Heni.

Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu ditanamkan melalui kegiatan yang sederhana tetapi dilakukan secara berkelanjutan. Waktu 15 menit yang disediakan setiap Selasa diharapkan dapat membentuk kebiasaan membaca yang tumbuh dari kesadaran siswa.

Membaca juga menjadi pintu bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan di luar materi yang diterima di kelas. Beragam bacaan memungkinkan mereka menemukan informasi baru, mengenal gagasan yang berbeda, serta memperkaya referensi dalam memahami lingkungan sekitar.

Karena itu, program tersebut tidak diarahkan sekadar untuk meningkatkan jumlah waktu membaca siswa. Lebih jauh, madrasah ingin menjadikan membaca sebagai bagian dari proses membangun kemampuan berpikir dan memperluas wawasan.

MAN 3 Majalengka juga terus mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Pengayaan koleksi bacaan, baik dalam bentuk fisik maupun digital, menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan program literasi.

Tingkatkan Kepedulian Sosial Siswa, MTsN 5 Majalengka Gelar Ceramah Keagamaan dan Shalat Duha Bersama

Melalui Selasa Membaca, madrasah berupaya menanamkan satu kebiasaan sederhana dengan manfaat yang panjang: membuka buku untuk membuka lebih banyak kemungkinan pengetahuan.

Bagi siswa, 15 menit mungkin terlihat singkat. Namun, jika dilakukan secara konsisten, waktu tersebut dapat menjadi pintu menuju wawasan yang lebih luas, intuisi yang lebih terasah, dan cara berpikir yang semakin matang.

Kontributor : Firman Saefatullah

Perkuat Karakter Unggul, MTsN 5 Majalengka Utus Siswa Terbaik di OMI 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *