Talaga (KEMENAG) — Suasana demokrasi bertumbuh hangat di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka melalui pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masa bakti 2026–2027 pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum strategis untuk mengenalkan dan melatih peserta didik secara langsung mengenai proses serta nilai-nilai demokrasi dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi siswa satu periode ke depan.
Pelaksanaan pemungutan suara dipusatkan di TPS yang didesain menyerupai Tempat Pemungutan Suara (TPS) pemilu pada umumnya. Seluruh tahapan, mulai dari registrasi kedatangan pemilih, pencoblosan suara di bilik suara, hingga memasukkan surat suara ke dalam kotak suara berjalan dengan tertib, transparan, dan kondusif.

Pemilihan kali ini menghadirkan tiga pasang kandidat terbaik yang bersaing secara sehat:
· Pasangan Calon 01: Resa Suhalimah (XI.6) dan Adi Bintang Lesmana (X.2)
· Pasangan Calon 02: Auliya Afifah Thahirah (XI.6) dan Billa Qoutrun Alidza (X.4)
· Pasangan Calon 03: Fahmi Aspahani (XI.10) dan Rahima Putri (X.1)
Seluruh peserta didik tampak antusias memanfaatkan hak pilihnya, termasuk rombongan belajar kelas XII.10 yang hadir secara penuh untuk menentukan pilihan terbaik sesuai hati nurani tanpa adanya paksaan.
Najib, salah seorang siswa peserta pemungutan suara, menyambut positif konsep kegiatan ini. “Kegiatan pemilihan OSIS ini sangat menarik karena prosesnya dibuat seperti pemilu yang sebenarnya. Kami jadi bisa belajar bagaimana cara menggunakan hak pilih dengan baik dan menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan sendiri,” tuturnya.

Di tempat yang sama, wali kelas pendamping, Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan bertujuan memastikan proses edukasi politik bermartabat ini berjalan lancar sekaligus memberikan pemahaman mendalam bagi siswa.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus karena anak-anak tidak hanya belajar tentang demokrasi secara teori, tetapi langsung mempraktikkannya. Dengan suasana yang menyerupai TPS, mereka mendapatkan pengalaman yang nantinya akan bermanfaat ketika mereka terjun dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Heni Fauziah Hidayat.
Melalui wahana edukasi ini, MAN 1 Majalengka tidak sekadar memfasilitasi regenerasi kepengurusan OSIS, tetapi juga menanamkan karakter tanggung jawab, kedisiplinan, kejujuran, serta sikap saling menghargai perbedaan pandangan politik. Sebagai tindak lanjut, pasangan calon yang nantinya terpilih diamanahkan untuk segera merancang program kerja inovatif dan mengonsolidasikan seluruh potensi siswa.
Diharapkan kegiatan pembentukan karakter berdemokrasi ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar