Berita Daerah MAN

Tingkatkan Pemahaman Sains, Guru Fisika MAN 1 Majalengka Berikan Konsultasi Alat Ukur

Talaga (KEMENAG) — Guna memperkuat pemahaman konsep praktikum, mengasah ketelitian instrumen pengukuran sains, serta memberikan pendampingan belajar berbasis kebutuhan peserta didik, MAN 1 Majalengka mengalokasikan konsultasi materi intensif. Kegiatan Konsultasi Materi Pengukuran dan Cara Membaca Alat Ukur Fisika tersebut diikuti oleh siswi Kelas X-9, Rini Nurhidayah dan Vinna Rahmadina, di sekitar Ruang Kelas X-9 MAN 1 Majalengka, Senin (5/10/2026).

Rangkaian kegiatan pendampingan diawali di sela-sela Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Fisika di bawah bimbingan Guru Mata Pelajaran Fisika, Ida Nurhidayah, S.Pd. Dalam sesi konsultasi tersebut, pendidik memberikan penjelasan mendalam serta demonstrasi praktis mengenai tata cara membaca skala dan penggunaan alat ukur panjang, meliputi mistar, jangka sorong, hingga mikrometer sekrup. Kedua siswi diajak untuk mempraktikkan langsung pengukuran objek secara presisi, mencermati skala utama dan skala nonius, serta mengidentifikasi potensi tingkat ketidakpastian pengukuran. Sesi KBM berlangsung dengan sangat interaktif, komunikatif, dan menyenangkan, sehingga peserta didik dapat memahami materi pengukuran yang membutuhkan ketelitian tinggi secara lebih rileks dan mendetail.

Penyelenggaraan konsultasi akademis intensif ini dirancang sebagai wadah penguatan literasi sains dan peningkatan keterampilan psikomotorik peserta didik. Melalui Bimbingan tatap muka secara personal, para siswa dibina agar memiliki ketepatan analisis angka, rasa percaya diri dalam mengoperasikan alat laboratorium, serta pemahaman konsep Fisika secara utuh sebagai bekal pelaksanaan praktikum sains lanjutan.

Guru Mata Pelajaran Fisika MAN 1 Majalengka, Ida Nurhidayah, S.Pd., menyampaikan bahwa konsultasi langsung ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman siswa terhadap alat ukur presisi.

“Dalam KBM Fisika, materi pengukuran memerlukan ketelitian yang tinggi. Melalui bimbingan dan pendampingan intensif ini, kami ingin memastikan para siswi benar-benar paham cara membaca mistar, jangka sorong, hingga mikrometer sekrup dengan benar,” ujar Ida.

Memperkuat Wawasan Global: MAN 1 Majalengka Ikuti Lokakarya dan Jemput Relawan Peace Corps Asal Amerika Serikat

Lebih lanjut, beliau berharap agar pendampingan ini dapat memicu keberanian dan kesiapan siswa saat menjalani praktikum mandiri.

“Kami mengemas KBM secara interaktif agar suasana belajar menjadi menyenangkan. Diharapkan dengan pendampingan intensif ini, seluruh siswa mampu menguasai konsep pengukuran dengan benar dan menerapkannya secara mandiri serta presisi dalam praktikum mendatang,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik Fisika MAN 1 Majalengka akan mengagendakan uji praktikum mandiri bagi seluruh peserta didik di laboratorium IPA guna memverifikasi keahlian membaca alat ukur yang telah dipelajari.

Melalui keberlanjutan pendampingan sains dan inovasi pembelajaran praktikum ini, diharapkan dapat meningkatkan mutu akademis dan keterampilan peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Dukung Pembentukan Karakter Siswi, MAN 1 Majalengka Gelar Program Keputrian Bertema Muslim Goals

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *