Berita Daerah

Tingkatkan Kecakapan Bahasa, MTsN 12 Majalengka Rutin Gelar Pembiasaan Bilingual

Rajagaluh (KEMENAG) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka kembali membuktikan konsistensinya dalam membekali peserta didik dengan kecakapan global. Pada Selasa (15/9/2026), seluruh siswa dan siswi tampak berbaris rapi memadati lapangan utama madrasah untuk mengikuti agenda rutin pagi hari yang sangat inspiratif, yakni program Pembiasaan Bilingual yang mencakup penggunaan bahasa Inggris, Arab, dan Indonesia.

Program pembiasaan multibahasa ini bukanlah sebuah kegiatan insidental, melainkan sebuah tradisi baik yang telah berjalan lama dan mengakar kuat di MTsN 12 Majalengka. Pelaksanaannya pun dirancang dengan sangat strategis, yakni setiap pagi sesaat setelah seluruh peserta didik dan dewan guru merampungkan ibadah salat Dhuha berjemaah.

Langkah ini menjadi perpaduan yang sangat harmonis antara upaya membangun kecerdasan spiritual (habluminallah) dan mempersiapkan kecerdasan intelektual serta sosial para siswa untuk menghadapi tantangan zaman.

Pada pertemuan kali ini, sesi pembiasaan bahasa dipandu secara langsung oleh Aan Ikhwanul Muslimah, S.Pd., selaku pembimbing. Menyadari bahwa keberanian adalah modal utama dalam mempelajari bahasa asing, Aan tidak langsung menyodorkan materi. Ia mengawali kegiatan dengan mengajak seluruh siswa merapalkan kalimat-kalimat afirmasi positif yang dirancang untuk mendongkrak rasa percaya diri dan menyingkirkan rasa malu.

Setelah atmosfer di lapangan terasa lebih hidup dan bersemangat, materi inti pun diberikan. Kali ini, para siswa diajak untuk membedah dan mempraktikkan ungkapan komunikasi sehari-hari dengan tema “Izin Meminta Tinta”. Secara serempak dan interaktif, para siswa berlatih melafalkan ungkapan permohonan izin tersebut dalam susunan bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia yang baku.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

Mengamati partisipasi aktif dan keberanian anak-anak didiknya yang terus mengalami progres, Aan menyampaikan apresiasi sekaligus rekomendasi penting agar kemampuan linguistik siswa semakin terasah.

“Konsistensi adalah kunci utama dalam menguasai sebuah bahasa. Saya sangat merekomendasikan agar anak-anakku tidak hanya berani melafalkan kosakata ini saat baris di lapangan saja, tetapi praktikkanlah dalam interaksi nyata sehari-hari di kelas, baik dengan sesama teman maupun dengan bapak dan ibu guru. Jangan pernah takut salah apalagi ditertawakan, karena dari kesalahan itulah lidah kita akan tertempa menjadi lebih fasih,” pesannya dengan nada hangat dan memotivasi.

Konsistensi MTsN 12 Majalengka dalam merawat program Pembiasaan Bilingual ini patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Melalui rutinitas pagi yang sederhana namun sarat makna ini, madrasah tidak sekadar sedang menjalankan kurikulum, melainkan tengah membuka jendela dunia bagi para siswanya. Harapannya, gaung tiga bahasa dari lapangan MTsN 12 Majalengka ini kelak akan mengantarkan tunas-tunas muda madrasah menjadi generasi yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap berdiri sejajar di panggung pergaulan internasional.

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Kasubag TU Ajak Pramuka MTsN 10 Majalengka Jaga Alam dan Bangun Karakter Positif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *