Talaga (KEMENAG) — Guna menjaga efektivitas pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG), mendukung kelancaran pemenuhan gizi peserta didik, serta menumbuhkan budaya tanggung jawab, MAN 1 Majalengka secara konsisten menerapkan alur pendistribusian makanan berbasis tim piket harian. Kegiatan pengangkatan, pembagian, hingga pengembalian wadah makanan MBG tersebut dilaksanakan oleh tim piket Kelas X.9 di Ruang Kelas X.9 MAN 1 Majalengka, Selasa (20/10/2026).
Rangkaian alur distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan tepat saat jam istirahat kedua, yakni pukul 12.00 hingga 12.30 WIB. Empat siswa Kelas X.9 yang mendapat giliran piket pada hari Selasa—yaitu Al Zikra Abdilah Pratama, Luthfi, Fadilah, dan Jala—bergerak menuju titik piket penampungan MBG di lingkungan MAN 1 Majalengka. Petugas piket mengambil jatah makanan sesuai jumlah siswa, membawanya ke dalam ruang kelas, serta membagikannya secara tertib dan merata kepada seluruh rekan sekelasnya. Setelah seluruh siswa selesai mengonsumsi hidangan bergizi tersebut, tim piket kembali mengumpulkan, merapikan, dan mengembalikan ompreng bekas pakai ke lokasi penampungan semula dalam kondisi resik.
Penyelenggaraan alur distribusi harian berbasis tim piket ini dirancang sebagai bentuk penanaman nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan gotong royong di lingkungan madrasah. Melalui mekanisme pembagian tugas yang terstruktur, proses penyaluran asupan nutrisi harian bagi para siswa dapat berjalan lebih efisien, tepat waktu, higienis, serta menjaga ketertiban dan kebersihan ruang belajar.
Siswa Kelas X.9 MAN 1 Majalengka, Al Zikra Abdilah Pratama, menyampaikan bahwa kekompakan tim piket menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran alur pendistribusian makanan di kelasnya.
“Kami yang bertugas piket hari Selasa selalu sigap bergerak saat jam istirahat kedua tiba. Pengambilan dan pembagian MBG kami lakukan secara bersama-sama agar seluruh teman-teman Kelas X.9 dapat menikmati makanan secara tertib dan tepat waktu,” ujar Al Zikra.
Lebih lanjut, ia berharap agar penyaluran program Makanan Bergizi Gratis ini memberikan dampak positif bagi kesehatan seluruh peserta didik.
“Semoga program MBG ini bisa membantu tumbuh kembang para remaja atau siswa-siswi di MAN 1 Majalengka. Kami berharap pendistribusiannya terus berjalan dengan baik, lancar, serta selalu terdistribusikan secara merata dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, pengelola program MBG bersama para wali kelas MAN 1 Majalengka akan terus memantau pelaksanaan piket harian di setiap kelas guna memastikan standar kebersihan, kelancaran distribusi, dan ketertiban lingkungan belajar selalu terjaga secara optimal.
Melalui keberlanjutan dan ketertiban penyaluran program Makanan Bergizi Gratis ini, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan fisik, kesegaran mental, dan daya konsentrasi belajar peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar