Jatiwangi (KEMENAG)– Memastikan pengelolaan aset negara berjalan tertib dan akuntabel, MAN 3 Majalengka melaksanakan input dan pendataan Barang Milik Negara (BMN) di Kantor Tata Usaha (TU), Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini dipimpin Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU), Eka Siti Barkah, M.Pd., dengan melibatkan jajaran wakil kepala madrasah dan staf tata usaha.
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), Deni Hilman Abdillah, M.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sapi’i, S.Pd.I., Lisnawati, S.M., serta staf TU bidang pengadministrasi perkantoran. Mereka bekerja sama memeriksa dokumen, mencocokkan data administrasi dengan kondisi fisik barang, serta melakukan input informasi aset ke dalam sistem pendataan.
Proses pendataan mencakup berbagai aset madrasah, mulai dari perlengkapan perkantoran hingga sarana penunjang pembelajaran. Pencocokan tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian informasi mengenai jumlah, kondisi, dan lokasi barang sehingga data yang tercatat dapat dipertanggungjawabkan.
Kaur TU MAN 3 Majalengka, Eka Siti Barkah, M.Pd., menegaskan bahwa pengelolaan BMN merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan secara cermat karena menyangkut aset milik negara.
“Barang milik negara adalah amanah yang harus dikelola dengan baik. Melalui input dan pendataan ini, kami ingin memastikan seluruh aset tercatat dengan benar, baik jumlah, kondisi, maupun lokasinya. Data yang tertib akan memudahkan kami dalam pelaporan, pemeliharaan, hingga perencanaan kebutuhan ke depan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarpras, Deni Hilman Abdillah, M.Pd., menilai bahwa pendataan aset memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pemanfaatan fasilitas pendidikan. Menurutnya, informasi yang akurat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pemeliharaan, perbaikan, maupun penggantian sarana dan prasarana.
“Sarana dan prasarana adalah penunjang utama kegiatan belajar mengajar. Dengan pendataan yang akurat, kami bisa mengetahui mana aset yang masih layak pakai dan mana yang perlu perbaikan atau penggantian. Ini juga mendorong kami semua untuk lebih peduli merawat fasilitas madrasah,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Majalengka terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola BMN yang tertib, transparan, dan akuntabel. Pendataan yang akurat diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran administrasi, tetapi juga memastikan aset negara dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara optimal untuk menunjang pelayanan pendidikan di madrasah.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar