Berita Daerah

Teladani Pahlawan Nasional, MTsN 12 Majalengka Ziarah Makam Pendiri PUI dan NU

Rajagaluh (KEMENAG) – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai sejarah dan penghormatan terhadap jasa para pendahulu bangsa, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka menggelar kegiatan ziarah ke makam dua Pahlawan Nasional asal Kabupaten Majalengka. Kegiatan napak tilas sejarah yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) ini diikuti oleh jajaran pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) beserta perwakilan dari setiap ekstrakurikuler (ekskul).

Rombongan ziarah yang didampingi langsung oleh Kepala Madrasah beserta sejumlah dewan guru ini mengunjungi dua lokasi bersejarah yang menjadi tonggak pergerakan keislaman di Majalengka. Destinasi pertama adalah kawasan Pesantren Santi Asromo, tempat disemayamkannya K.H. Abdul Halim, tokoh ulama besar yang juga dikenal luas sebagai pendiri organisasi Persatuan Ummat Islam (PUI).

Setelah memanjatkan doa dan melantunkan tahlil di makam K.H. Abdul Halim, perjalanan spiritual para siswa dilanjutkan menuju Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding. Di lokasi kedua ini, rombongan menziarahi makam K.H. Abdul Chalim, sosok ulama inspiratif yang memiliki peran sentral sebagai pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Majalengka, yang juga telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah.

Kepala MTsN 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., yang turun langsung mengawal para siswanya, memberikan wejangan mendalam di sela-sela kegiatan. Beliau menegaskan bahwa agenda ziarah ini bukanlah sekadar wisata religi biasa, melainkan sebuah metode pembelajaran sejarah secara langsung (outdoor learning).

“K.H. Abdul Halim dan K.H. Abdul Chalim adalah kebanggaan masyarakat Majalengka yang kiprahnya diakui secara nasional. Melalui ziarah ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal nama mereka dari buku pelajaran, tetapi bisa merasakan langsung dan mewarisi spirit perjuangannya. Beliau berdua telah menorehkan tinta emas dalam sejarah pendidikan Islam dan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Semangat pantang menyerah dan kecintaan mereka terhadap agama serta tanah air itulah yang harus diinternalisasi oleh anak-anak OSIM dan perwakilan ekskul sebagai calon pemimpin masa depan,” tutur Amin memberikan arahan.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

Langkah MTsN 12 Majalengka dalam merutinkan agenda ziarah makam pahlawan lokal ini merupakan jembatan emas yang menghubungkan generasi gen-Z dengan akar sejarah bangsanya. Melalui pengenalan langsung terhadap keteladanan pendiri PUI dan NU tersebut, madrasah membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak pernah melupakan jasmerah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah). Diharapkan, sepulangnya dari pusara para pahlawan ini, semangat juang, toleransi, dan kecintaan para siswa terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan semakin menyala dan mengakar kuat di dalam dada.

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *