Talaga (KEMENAG) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Majalengka terus berkomitmen mengasah mental, kepercayaan diri, serta karakter islami para peserta didiknya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan rutin Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang digelar di lapangan utama MTsN 5 Majalengka pada Jumat (4/9/2026) mulai pukul 06.30 WIB.
Suasana pembiasaan pagi kali ini terasa istimewa karena mimbar kultum diisi langsung oleh siswa. Mira Sri Muliyawati, siswi kelas 9F, tampil percaya diri membawakan materi bertema “Kegagalan Bukan Akhir dari Perjuangan” di hadapan ratusan siswa-siswi dan jajaran dewan guru.
Melalui ceramah singkatnya, Mira mengingatkan rekan-rekannya agar tidak berkecil hati saat menghadapi kegagalan, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
“Kegagalan hari ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan batu loncatan untuk menjadi juara di esok hari. Jangan pernah takut gagal, karena dari sanalah kita belajar menjadi lebih kuat,” ujar Mira di hadapan peserta kultum.
Kegiatan rutin ini dirancang oleh pihak madrasah sebagai wadah pembelajaran langsung untuk menggembleng kemampuan public speaking siswa, memperdalam pemahaman agama, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Manfaat dari program ini dirasakan secara langsung oleh seluruh siswa dalam membentuk pribadi yang tangguh, santun, dan berakhlak mulia.
Sebagai langkah tindak lanjut, MTsN 5 Majalengka akan terus menjadwalkan kegiatan kultum pagi ini secara berkesinambungan dengan memberikan kesempatan bergilir kepada seluruh peserta didik. Pihak madrasah berharap pembiasaan positif ini dapat terus melahirkan generasi muda yang unggul dan berprestasi, sekaligus mendukung terwujudnya layanan pendidikan madrasah yang berkualitas di lingkungan Madrasah.
Kontributor : Maula Devani


Komentar