Berita Daerah

Tak Hanya Siswa, Guru MTsN 2 Majalengka Juga Lakukan CKG

 Jatiwangi (Kemenag)- Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di MTsN 2 Majalengka tidak hanya diikuti oleh peserta didik, tetapi juga oleh guru, Jum’at (21/8/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Puskesmas Loji tersebut menjadi kesempatan bagi warga madrasah untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih dini.

Salah satu guru yang turut mengikuti pemeriksaan adalah Dessy Herniany Siregar, S.T. Dalam kegiatan tersebut, Dessy menjalani beberapa pemeriksaan kesehatan, di antaranya pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan berat badan.

Menurut Dessy, pemeriksaan kesehatan menjadi hal penting untuk membantu mengetahui kondisi tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan, seseorang dapat lebih memahami kondisi kesehatannya dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala di lingkungan madrasah. Menurutnya, pemeriksaan secara rutin penting dilakukan agar kondisi kesehatan warga madrasah, khususnya peserta didik, dapat terus terpantau.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkala, sehingga kesehatan anak-anak, seperti kesehatan mata, telinga, dan lainnya dapat terpantau,” ujar Dessy.

Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Karya Kreatif, Siswa Kelas 7A MTsN 2 Majalengka Hasilkan Vas dan Tempat Alat Tulis

Menurutnya, pemantauan kesehatan peserta didik penting dilakukan karena kondisi kesehatan dapat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keberlangsungan proses pembelajaran. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, berbagai upaya menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini sekaligus menjadi bagian dari upaya MTsN 2 Majalengka dalam membangun kesadaran warga madrasah akan pentingnya menjaga kesehatan. Tidak hanya peserta didik, keterlibatan guru menunjukkan bahwa budaya hidup sehat merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui kerja sama dengan Puskesmas Loji, madrasah berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga pemantauan kesehatan warga madrasah dapat dilakukan secara berkesinambungan. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, peserta didik dan guru diharapkan dapat menjalankan aktivitas pembelajaran dan tugas sehari-hari secara optimal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *