Rajagaluh (KEMENAG) — MAN 2 Majalengka kembali melaksanakan kegiatan rutin Syiar Islam yang berlangsung di lapangan madrasah pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi murid untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus melatih kemampuan berdakwah di hadapan warga madrasah.
Pada kesempatan tersebut, materi Syiar Islam disampaikan oleh Deva, murid kelas XI-8. Ia membawakan tema “Pengharaman bagi Orang yang Mempunyai Hadas” berdasarkan pembahasan dalam Kitab Safinah.
Dalam pemaparannya, Deva menjelaskan bahwa hadas merupakan keadaan yang menghalangi seseorang untuk melaksanakan beberapa bentuk ibadah tertentu. Ia menguraikan tiga jenis keadaan hadas, yaitu hadas kecil atau batal wudu, hadas besar atau junub, serta haid.
Deva menerangkan bahwa seseorang yang mengalami batal wudu tidak diperbolehkan melaksanakan salat, tawaf, menyentuh Al-Qur’an, maupun membawa Al-Qur’an sebelum kembali bersuci. Sementara itu, bagi orang yang sedang dalam keadaan junub terdapat ketentuan tambahan, yaitu tidak diperbolehkan berdiam diri di dalam masjid dan membaca Al-Qur’an hingga melaksanakan mandi wajib.
Selain itu, Deva juga menjelaskan bahwa perempuan yang sedang haid memiliki ketentuan-ketentuan tertentu dalam pelaksanaan ibadah. Materi tersebut menjadi pengingat bagi seluruh murid akan pentingnya memahami keadaan diri serta tata cara bersuci sebelum melaksanakan ibadah.
Deva berharap materi yang disampaikannya dapat menambah wawasan keagamaan sekaligus mendorong murid untuk lebih memperhatikan pentingnya menjaga kesucian diri.
“Melalui materi ini saya berharap teman-teman semakin memahami pentingnya bersuci sebelum beribadah. Memahami hukum-hukum tentang hadas bukan hanya menambah ilmu agama, tetapi juga membantu kita agar setiap ibadah yang dilakukan sesuai dengan syariat dan diterima oleh Allah SWT,” ujar Deva.
Melalui kegiatan Syiar Islam, MAN 2 Majalengka terus berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman kepada seluruh murid. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan semangat belajar agama, memperkuat pemahaman terhadap ilmu fikih, serta membiasakan murid mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar