Jatiwangi (KEMENAG)—Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Majalengka memanfaatkan kegiatan Perkemahan Calon Penegak dan Penggalang (Pecapa) 2026 sebagai ruang pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam penguatan nilai-nilai religius. Salah satu bentuk penerapannya ditunjukkan melalui pelaksanaan shalat berjamaah di alam terbuka yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Leles, Kecamatan Sindangwangi, Senin (5/10/2026).
Pelaksanaan shalat berjamaah tersebut merupakan bagian terintegrasi dari seluruh rangkaian kegiatan Pecapa yang diikuti oleh siswa MAN 3 Majalengka. Selain pemenuhan kewajiban ibadah, agenda ini dirancang sebagai bentuk pembiasaan kedisiplinan keagamaan bagi peserta didik di tengah keterbatasan sarana dan padatnya aktivitas luar ruang.
Pembina Keagamaan MAN 3 Majalengka, Jali Rojali, S.Pd.I., menegaskan pentingnya pembinaan spiritual dalam kegiatan perkemahan outdoor.
“Alam terbuka adalah sarana refleksi yang luar biasa. Melalui shalat berjamaah ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa ketaatan kepada Allah tidak terbatas oleh ruang dan dinding kelas, tetapi harus tetap terjaga di mana pun kita berada,” ujar Jali.
Ia menambahkan, suasana perkemahan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa. Selain ditempa untuk mandiri, disiplin, bekerja sama, dan bertanggung jawab melalui kegiatan kepramukaan, mereka juga dilatih untuk senantiasa menjaga kewajiban ibadah dalam berbagai situasi.
“Anak-anak belajar bahwa kesibukan dalam kegiatan apa pun tidak menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban. Justru di sinilah mereka belajar mengatur waktu, termasuk ketika berada di alam terbuka,” lanjutnya.
Ibadah berjamaah ini sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan rasa kekeluargaan antarpeserta. Seluruh pelaksanaan berjalan tertib dan khidmat dengan tetap memperhatikan kesiapan lingkungan perkemahan.
Langkah ini sejalan dengan komitmen MAN 3 Majalengka yang menempatkan penanaman nilai religiusitas sebagai pilar utama pendidikan karakter. Pembentukan akhlak tidak hanya disampaikan secara teoritis di dalam kelas, melainkan diwujudkan secara nyata melalui berbagai aktivitas ekstrakurikuler.
Melalui penyelenggaraan Pecapa 2026, MAN 3 Majalengka berharap para siswa memperoleh pengalaman belajar yang utuh—tidak hanya tangguh secara fisik dan mandiri, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga ibadah, kedisiplinan, kepedulian, dan keagungan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Firman Saefatullah


Komentar