Berita Daerah

Sebar Pesan Kedamaian, Civitas MTsN 13 Majalengka Sholat Dhuha Berjamaah

Weragati (KEMENAG) — Civitas akademika MTs Negeri 13 Majalengka menggelar kegiatan pembiasaan Sholat Dhuha berjamaah sekaligus menyebarkan pesan kedamaian di Musholla An-Nur pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk membina karakter siswa, menanamkan pentingnya hidup rukun, serta menciptakan lingkungan madrasah yang harmonis dan bebas dari perundungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha secara berjamaah yang diimami oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Sarana dan Prasarana, H. Aceng Ibrahim Munawar, S.Ag. Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan ibadah sunnah tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag.

Usai doa bersama, para peserta didik menyimak kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh H. Aceng Ibrahim Munawar. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari sebagai cerminan ajaran Islam.

“Damai adalah sikap hidup yang mencerminkan ketenangan, kerukunan, saling menghormati, dan saling memaafkan, serta menghindari permusuhan. Dalam Islam, kita diperintahkan untuk senantiasa mempererat persaudaraan dan menyelesaikan perselisihan dengan cara yang baik,” ujar Aceng di hadapan jamaah.

Ia merujuk pada firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 10:

Sinergi Kemenag dan BAZNAS Majalengka: ASN Madrasah Diajak Bersihkan Harta Lewat Zakat Profesi

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 10)

Lebih lanjut, Aceng berpesan agar para siswa dapat mengimplementasikan ayat tersebut dalam keseharian madrasah dengan tidak melakukan perundungan (bullying), tidak mudah marah, saling menghargai perbedaan pendapat, serta senantiasa mengedepankan musyawarah. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, harmonis, dan penuh kasih sayang.

Melalui pembiasaan ibadah Sholat Dhuha berjamaah dan penguatan karakter ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membiasakan diri melaksanakan ibadah sunnah secara *istiqamah*. Selain menumbuhkan ketenangan hati dan rasa syukur, kegiatan ini juga dirancang untuk membentuk akhlak mulia siswa di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Diharapkan kegiatan pembiasaan diri secara konsisten ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam serta mendukung terwujudnya layanan Kementerian Agama yang berorientasi pada pembentukan generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

Perkuat Layanan Digital, Kemenag Majalengka Dorong Adaptasi ASN KUA

Kontributor : Obay Bashori

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *