Gunungmanik (KEMENAG) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Majalengka menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 dengan khidmat di halaman madrasah pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran guru, staf Tata Usaha (TU), serta seluruh murid MIN 6 Majalengka.
Rangkaian upacara diawali dengan penyiapan barisan para peserta upacara oleh pemimpin upacara, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Teks Pancasila, UUD 1945, serta Ikrar Santri. Suasana berlangsung penuh disiplin dan semangat kebangsaan.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MIN 6 Majalengka, Ocid, S.Pd.I., dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta didik. Ia mengajak seluruh murid untuk senantiasa giat belajar, menghormati guru, dan menjaga akhlakul karimah di mana pun berada.
“Santri dan murid madrasah harus terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga akhlak, serta mengembangkan kemampuan sesuai bidang masing-masing. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang telah diperoleh,” tegas Ocid dalam amanatnya.
Peringatan Hari Santri Nasional di lingkungan madrasah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus membina karakter siswa yang berilmu dan berakhlak mulia. Bagi para ASN dan tenaga pendidik, kegiatan ini menjadi wadah penguatan komitmen dalam memberikan keteladanan serta pendidikan berkualitas bagi para generasi penerus bangsa.
Sebagai tindak lanjut, MIN 6 Majalengka berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai kesantrian dan pembiasaan akhlak terpuji dalam kegiatan belajar mengajar harian di madrasah.
Melalui peringatan ini, momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat tekad seluruh warga madrasah dan jajaran Kementerian Agama dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan.


Komentar