Talaga (KEMENAG) — Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menunjukkan komitmen dan rasa kepedulian antar sesama pendidik dengan mengagendakan kunjungan silaturahmi sekaligus membesuk putra dari salah seorang guru yang sedang sakit pada Kamis (22/10/2026). Kunjungan kekeluargaan ini dilaksanakan bertempat di kediaman Hilda Salsabila, S.Pd., yang berlokasi di Kaum, Kecamatan Talaga.
Rombongan perwakilan guru MAN 1 Majalengka tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB selepas menuntaskan tugas KBM di sekolah. Langkah ini diambil sebagai bentuk perhatian penuh madrasah terhadap Hilda Salsabila yang telah absen mengajar selama tiga hari lantaran mendampingi sang buah hati yang sempat menjalani perawatan intensif selama dua hari di Puskesmas Talaga akibat gejala tifus.
Di sela-sela kunjungan tersebut, perwakilan guru MAN 1 Majalengka, Intan Krisdian Damayanti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi rutin, melainkan wujud nyata kebersamaan dan empati di lingkungan kerja. Menurutnya, rasa kekeluargaan yang erat antar pendidik merupakan pondasi penting dalam membangun iklim kerja yang harmonis dan kondusif.
“Kunjungan ini merupakan kepedulian dan dukungan moral dari kami seluruh keluarga besar MAN 1 Majalengka. Kami ingin memastikan Bu Hilda merasa didukung dan tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini. Semoga kehadiran kami dapat memberikan semangat bagi keluarga,” ujar Intan.

Suasana haru dan khidmat makin terasa saat seluruh rombongan memanjatkan doa bersama untuk kesembuhan putra Hilda Salsabila. Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Lapid, S.Pd.I., dengan harapan agar Allah SWT segera mengembalikan kesehatan sang buah hati sehingga yang bersangkutan dapat kembali beraktivitas serta menjalankan tugas pelayanan pendidikan secara normal di sekolah.
Melalui aksi nyata ini, MAN 1 Majalengka menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan solidaritas di internal Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga pendidik. Ke depan, semangat kepedulian sosial ini akan terus dipelihara sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan Kementerian Agama.
Diharapkan kegiatan silaturahmi dan kepedulian antarsesama ini dapat terus mempererat tali persaudaraan serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan solidaritas ASN, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan pengabdian Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar