Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XI.2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Al-Qur’an Hadis (Qurdis) dengan fokus materi “Hormat dan Patuh kepada Orang Tua dan Guru”, Kamis (24/9/2026). Kegiatan pembelajaran yang diampu oleh Joni Widodo, S.Pd.I. tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman murid mengenai pentingnya adab, penghormatan, dan sikap berbakti dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembelajaran ini, para murid diajak memahami bahwa menghormati serta berbakti kepada orang tua merupakan salah satu ajaran krusial dalam Islam. Sikap berbakti tersebut diwujudkan secara konkret melalui tutur kata yang santun, kepatuhan terhadap nasihat yang baik, kebiasaan membantu orang tua, serta senantiasa menjaga sikap agar tidak menyakiti hati mereka.
Selain kepada orang tua, penekanan serupa diberikan pada pentingnya menghormati guru yang berperan vital dalam memberikan ilmu, membimbing, dan mendidik. Penghormatan kepada guru tercermin dari sikap sopan, kesungguhan mendengarkan saat proses pembelajaran berlangsung, kepatuhan terhadap tata tertib, serta rasa hargai terhadap ilmu yang disampaikan.
Materi Qurdis ini juga memberikan pemahaman mendasar mengenai batasan kepatuhan, yakni selama berada dalam koridor kebaikan dan tidak bertentangan dengan ajaran agama. Dengan demikian, nilai hormat dan patuh tidak sekadar bentuk ketaatan atas perintah, melainkan fondasi utama dalam pembentukan akhlak dan karakter murid.
Adab kepada orang tua dan guru diwujudkan tidak hanya lewat ucapan, tetapi juga perilaku nyata. Kebiasaan sederhana seperti mengucapkan salam, berbicara santun, menyimak nasihat, dan menjaga kesopanan menjadi bentuk penanaman adab yang aplikatif dalam keseharian.
Guru pengampu Qurdis, Joni Widodo, S.Pd.I., menegaskan bahwa pembelajaran ini tidak berhenti pada penguasaan teori di kelas, melainkan ditargetkan menjadi habituasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Hormat dan patuh kepada orang tua dan guru bukan hanya materi yang perlu dipahami, tetapi nilai yang harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Murid perlu menunjukkan rasa hormat melalui ucapan dan perilaku yang baik,” ungkap Joni.
Ia menambahkan bahwa adab merupakan fondasi terpenting bagi siapa pun yang sedang menuntut ilmu.
“Ilmu akan lebih bermakna ketika disertai adab. Saya berharap murid dapat menghormati orang tua dan guru dengan tulus, menjaga tutur kata, serta membiasakan diri melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Rangkaian pembelajaran Qurdis di kelas XI.2 ini menjadi bagian integral dari komitmen MAN 2 Majalengka dalam memperkuat pendidikan karakter dan moralitas peserta didik. Melalui pemahaman yang mendalam tentang adab kepada orang tua dan guru, murid diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga santun dan berakhlak mulia.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar