Talaga (KEMENAG) — Usai pelaksanaan pembiasaan kultum Jumat, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menggelar kegiatan pembinaan kedisiplinan dan penyampaian pengumuman program akademik bagi seluruh civitas akademika di Lapangan Upacara MAN 1 Majalengka, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna memperkuat budaya disiplin warga madrasah sekaligus memastikan kelancaran berbagai program pembelajaran yang telah dirancang.
Rangkaian acara diawali dengan kegiatan keagamaan rutin, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan intensif dari jajaran Wakil Kepala Madrasah. Dalam pembinaan tersebut, fokus utama tertuju pada penguatan kedisiplinan siswa, penegakan tata tertib, hingga penyesuaian teknis operasional harian di lingkungan madrasah.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., menekankan pentingnya komitmen peserta didik dalam mematuhi seluruh regulasi madrasah. Ia menggarisbawahi penerapan absen digital berbasis pengenalan wajah (face recognition) saat datang dan pulang sekolah sebagai langkah modernisasi tata tertib. Selain itu, Ade memberikan imbauan khusus terkait pelaksanaan wudu di tengah keterbatasan ketersediaan air di lokasi.
“Kedisiplinan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pembiasaan yang konsisten, kami berharap siswa semakin tertib dalam mengikuti aturan madrasah, termasuk memanfaatkan absensi digital dengan baik serta menjaga sikap bijak dalam penggunaan air untuk berwudu,” ujar Ade Rahayu Wahidin.
Sebagai langkah antisipatif dan tindak lanjut atas kendala air, ia mengimbau para siswa untuk menyiasati penggunaan air wudu secara bijak dan efisien.
“Siswa diharapkan dapat melaksanakan wudu secara bergantian mendekati waktu salat Zuhur atau saat jam istirahat. Langkah ini diharapkan mampu membantu mengatasi kelangkaan air tanpa mengurangi kekhusyukan kita dalam menjalankan ibadah,” tambahnya.
Melalui pembinaan dan penguatan informasi ini, MAN 1 Majalengka terus berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang disiplin, tertib, dan berorientasi pada kualitas akademik. Sinergi antara pembinaan karakter dan modernisasi layanan madrasah ini diharapkan membawa dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama, khususnya dalam melahirkan generasi yang Islami, cerdas, dan berkarakter unggul.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar