Talaga (KEMENAG) — Civitas akademika MAN 1 Majalengka menggelar kegiatan Pembiasaan Kultum Jumat Pagi yang dirangkaikan dengan doa bersama dan penyampaian berbagai himbauan kedisiplinan di Lapangan MAN 1 Majalengka, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi, guru, serta tenaga kependidikan dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan kultum dari para siswa. Program mingguan ini dirancang khusus untuk melatih keberanian serta keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) peserta didik. Pada kesempatan kali ini, petugas kultum berasal dari Kelas XI.2 di bawah bimbingan Wali Kelas Ida Maryam Nurlailiyah, S.Pd., sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Ikatan Remaja Masjid (IRM) MAN 1 Majalengka.
Seusai penampilan kultum, acara dilanjutkan dengan segmen pengumuman dan pembinaan yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Wawan Abdul Gani, M.Ag. Dalam suasana duka, Wawan menyampaikan kabar duka atas wafatnya orang tua dari Rahma Ayu, siswi Kelas XI.3 MAN 1 Majalengka. Seluruh peserta yang hadir kemudian memanjatkan doa bersama untuk almarhum sebagai bentuk empati dan kepedulian keluarga besar madrasah.

Selain menyampaikan bela sungkawa, Wawan juga memberikan arahan penting terkait kedisiplinan beribadah dan pembentukan karakter peserta didik. Ia mengimbau seluruh siswa untuk senantiasa menjaga ketertiban selama pelaksanaan ibadah Sholat Jumat maupun sholat fardhu lainnya, merutinkan infak di hari Jumat, serta aktif mendukung publikasi kegiatan harian madrasah.
“Melalui kegiatan kultum pagi ini, kita tidak hanya melatih mental dan kedisiplinan siswa, tetapi juga memupuk rasa kepedulian sosial terhadap sesama. Kami berharap para siswa dapat terus konsisten menjaga ketertiban ibadah dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wawan Abdul Gani dalam arahannya.
Melalui pemusatan kegiatan di lapangan upacara ini, seluruh siswa dapat menyimak evaluasi serta rencana program madrasah secara langsung dan terarah. Langkah ini diharapkan dapat terus memupuk nilai-nilai religius, kepedulian sosial, serta kedisiplinan di lingkungan madrasah, sekaligus mendukung upaya Kementerian Agama dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar