Berita Daerah KUA

Penyuluh KUA Sumberjaya Tekankan Pentingnya Akhlak Karimah di Majelis Taklim Al-Barokah

Sumberjaya (KEMENAG) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberjaya, Ecih Sukarsih, S.H.I., menekankan pentingnya membina dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan keagamaan di Majelis Taklim Al-Barokah, Desa Panjalin Kidul, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan penyuluhan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung khidmat di ruang utama Majelis Taklim Al-Barokah. Acara tersebut dihadiri puluhan jemaah yang terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus majelis taklim, hingga warga setempat.

Dalam paparannya, Ecih menegaskan bahwa akhlak merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang menentukan kualitas keimanan seseorang. Keimanan yang kuat, menurutnya, hendaknya tercermin langsung melalui tutur kata, sikap, dan tindakan nyata yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia mengingatkan jemaah bahwa penyempurnaan moral dan etika manusia merupakan salah satu misi utama diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi, sebagaimana tertuang dalam hadis riwayat Ahmad dan Al-Baihaqi:

إنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاَقِ

Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Karya Kreatif, Siswa Kelas 7A MTsN 2 Majalengka Hasilkan Vas dan Tempat Alat Tulis

Artinya: “Sesungguhnya aku diutus tidak lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”

“Hadis ini menegaskan bahwa keberadaan ajaran Islam tidak hanya berhenti pada ritual ibadah semata, melainkan juga sangat menekankan hubungan antarmanusia (hablum minannas). Kualitas ibadah seseorang harus berbanding lurus dengan kebaikan perilakunya dalam bermasyarakat,” ujar Ecih di hadapan para jemaah.

Lebih lanjut, Ecih menekankan bahwa pembentukan karakter berakhlak karimah harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, tantangan dalam menjaga etika, kesantunan, serta nilai-nilai moral menjadi semakin kompleks. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan teladan yang baik kepada anak menjadi kunci utama.

Ia juga mengajak masyarakat Desa Panjalin Kidul untuk membiasakan nilai-nilai kesantunan, kejujuran, dan kepedulian sosial dalam bertetangga guna menciptakan lingkungan desa yang harmonis, aman, dan kondusif.

Para jemaah Majelis Taklim Al-Barokah menyambut antusias materi tersebut. Suasana interaktif turut mewarnai sesi akhir kegiatan saat peserta berkonsultasi mengenai penerapan etika bermedia sosial sesuai tuntunan syariat.

Menjelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, OSIS MTsN 10 Majalengka Gelar Persiapan Matang

Melalui kegiatan penyuluhan rutin ini, KUA Kecamatan Sumberjaya berharap masyarakat dapat terus mempererat tali silaturahmi sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Eki Kurniawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *