Cingambul (KEMENAG) — Pembiasaan Jumat pagi di MTsN 11 Majalengka kembali diisi dengan kegiatan kultum yang disampaikan oleh siswa. Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah pada Jumat pagi (25/9/2026) tersebut diikuti oleh seluruh siswa dengan tertib.
Pada kesempatan tersebut, siswa kelas IX-3 mendapat tugas sebagai petugas kultum. Salah satu perwakilan kelas, Nanda Hidayah, bertindak sebagai penceramah dengan menyampaikan materi tentang pentingnya membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Nanda mengajak para siswa untuk membiasakan diri membaca Al-Qur’an secara rutin. Menurutnya membaca Al-Qur’an bukan hanya menjadi aktivitas ibadah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut sejalan dengan hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur’an. Dalam hadis tersebut, Rasulullah saw. bersabda yang artinya, “Bacalah Al-Qur’an karena pada hari kiamat ia akan datang sebagai syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).
Hadis tersebut menjadi pengingat bagi para siswa agar tidak menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai kegiatan yang dilakukan sesekali saja. Membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur’an perlu dibiasakan secara konsisten sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan.
Kegiatan kultum Jumat pagi juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menyampaikan pesan keagamaan di hadapan teman-temannya. Selain meningkatkan keberanian berbicara di depan umum, kegiatan tersebut melatih siswa untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan serta menyampaikan materi keagamaan dengan baik.
Pembiasaan kultum setiap Jumat pagi diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pembentukan karakter religius siswa MTsN 11 Majalengka. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga didorong untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Riyan Mardiyana


Komentar