Berita Daerah

MTsN 8 Majalengka Gelar Kegiatan Keputrian, Bekali Siswi dengan Pemahaman Fikih dan Akhlak

Kertajati (KEMENAG) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Majalengka kembali melaksanakan kegiatan keputrian sebagai bagian dari pembinaan karakter dan keagamaan peserta didik. Kegiatan yang diikuti oleh siswi kelas 7 tersebut berlangsung di lingkungan MTsN 8 Majalengka, Kecamatan Kertajati, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan keputrian merupakan program pembinaan yang dilaksanakan secara berkala untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai fikih wanita, akhlak, serta keterampilan dasar yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kegiatan kali ini, materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri, adab berpakaian dalam Islam, serta pemahaman dasar mengenai thaharah atau tata cara bersuci. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh para siswi dalam kehidupan sehari-hari.

Humas MTsN 8 Majalengka, Aceng Abdurrahman, S.Pd., mengatakan kegiatan keputrian menjadi salah satu sarana bagi madrasah untuk memberikan pembinaan keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik, khususnya siswi yang mulai memasuki masa remaja.

“Melalui kegiatan keputrian ini, kami ingin memberikan bekal kepada para siswi agar memiliki pemahaman keagamaan yang baik serta mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya pribadi muslimah yang berakhlak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

Menurut Aceng, penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga para siswi memiliki ruang untuk bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan remaja, terutama yang berhubungan dengan kebersihan diri, adab, dan praktik keagamaan.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama. Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, MTsN 8 Majalengka berharap para siswi dapat memiliki pemahaman keagamaan yang lebih baik serta membiasakan diri menerapkan nilai-nilai kebersihan, kedisiplinan, dan akhlak mulia, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.

Kontributor: Munirah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *