Berita

MTsN 13 Majalengka Padukan Sholawat Nariyah dan Wawasan Kebangsaan

Weragati (KEMENAG) – Civitas akademika MTsN 13 Majalengka menggelar kegiatan pembiasaan diri melalui pembacaan Sholawat Nariyah secara rutin pada Rabu (30/9/2026). Berlokasi di Halaman Serbaguna MTsN 13 Majalengka, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan tawasul dan *hadoroh* yang dipimpin oleh Dede Yayan T, S.Ag. Suasana religius semakin terasa saat seluruh peserta mengumandangkan Sholawat Nariyah yang dipandu oleh Cucu Shohihatun Nufus, S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama oleh H. Aceng Ibrahim Munawar, S.Ag.

Setelah pembacaan shalawat, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Abdul Roup, S.Ag. Bertepatan dengan momen peringatan bersejarah, Abdul Roup menyampaikan materi pengarahan bertema *”Bercermin dari Pengkhianatan G30S/PKI”*. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga persatuan, memupuk rasa cinta tanah air, serta membentengi diri dari paham yang bertentangan dengan Pancasila dan nilai-nilai keagamaan.

“Melalui kegiatan spiritual ini, kita tidak hanya memohon keselamatan dan kemudahan dari Allah SWT, tetapi juga memperkuat jiwa nasionalisme. Sejarah Pengkhianatan G30S/PKI mengajarkan kita untuk selalu waspada, menjaga persatuan, dan memperkokoh karakter religius sebagai benteng utama bangsa,” ujar Roup.

Kegiatan rutin ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta membentuk pribadi peserta didik yang berakhlak mulia. Selain memberikan ketenangan batin, pembiasaan berzikir dan bershalawat ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan di lingkungan madrasah.

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

Ke depan, pihak madrasah merencanakan kegiatan pembiasaan spiritual ini terus berlanjut secara konsisten sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan moral serta mendukung komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berintegritas dan berakhlaqul karimah.

Kontributor : Obay Bashori

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *