Maja (KEMENAG)—Majlis Taklim Al-Hidayah Desa Cihaur menggelar pengajian rutin yang dikenal masyarakat setempat sebagai pengajian “Senenan” pada Senin (5/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Masjid Al-Hidayah tersebut dihadiri lebih dari 47 jemaah yang antusias mengikuti jalannya acara.
Rangkaian pengajian diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan ceramah utama yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maja, Nono. Selaku pembina Majlis Taklim Al-Hidayah Desa Cihaur, Nono secara konsisten mengisi pengajian tersebut sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penyuluh agama.
Dalam ceramahnya yang bertajuk “Pentingnya Ilmu dan Amal dalam Kehidupan Sehari-hari”, Nono menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah dipelajari ke dalam tindakan nyata sehari-hari guna meraih keberkahan dan keridaan Allah SWT. Sesi ceramah tersebut memberikan banyak pencerahan serta wawasan keagamaan baru bagi para hadirin.

Atmosfer pengajian berlangsung interaktif saat memasuki sesi tanya jawab. Para jemaah tampak aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai topik keagamaan yang relevan dengan dinamika kehidupan mereka sehari-hari.
Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Nono untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta perlindungan bagi seluruh umat Islam.
Melalui penyelenggaraan pengajian rutin ini, Majlis Taklim Al-Hidayah diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan bagi umat Islam dalam menimba ilmu dan memperkuat keimanan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga berperan strategis sebagai pusat pendidikan dan pencerahan bagi masyarakat.
Kontributor: Azhar Fahmi


Komentar