Kadipaten (KEMENAG) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kadipaten menghadiri acara pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kadipaten periode 2026–2031 yang berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Kadipaten, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Majalengka Drs. K.H. Anwar Sulaeman, M.M.Pd., Camat Kadipaten Johansyah, S.E., jajaran Kapolsek dan Danramil, Ketua MUI Kecamatan Kadipaten terpilih Dede Akhmad Jafar, S.Ag., M.Pd., serta seluruh anggota MUI Kecamatan Kadipaten. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan susunan pengurus, hingga prosesi pelantikan Ketua dan Anggota MUI Kecamatan Kadipaten oleh Ketua MUI Kabupaten Majalengka.
Kepala KUA Kecamatan Kadipaten dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap terjalin sinergi yang kuat antara KUA dan MUI dalam membina umat.
“Kami menyambut baik pelantikan ini. KUA dan MUI memiliki peran yang saling menguatkan dalam memberikan bimbingan keagamaan dan menjaga kerukunan umat. Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota MUI Kecamatan Kadipaten dan siap berkomitmen memajukan organisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Kadipaten terpilih, Dede Akhmad Jafar, menegaskan bahwa MUI harus mampu menjalankan fungsinya sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shodiqul hukumah (mitra pemerintah).
“MUI sebagai khadimul ummah dan shodiqul hukumah harus hadir di tengah masyarakat. Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat memajukan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, serta menjadi teladan dalam menjaga persatuan umat,” ungkap Dede.

Pelantikan ini bertujuan melakukan regenerasi kepengurusan MUI tingkat kecamatan agar peran ulama semakin optimal dalam memberikan fatwa, bimbingan, serta pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Kehadiran pengurus baru ini diharapkan dapat memperkuat moderasi beragama, mencegah paham keagamaan yang menyimpang, dan membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial keagamaan.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, kolaborasi antara Kementerian Agama dan MUI diharapkan semakin kuat sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan layanan keagamaan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka yang profesional, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Kontributor: Ridwan


Komentar