Berita Daerah MAN

Mantapkan Pemahaman Fikih, IRMA MAN 1 Majalengka Gelar Gladi Simulasi Makmum Masbuk

Talaga (KEMENAG) — Pengurus Ikatan Remaja Masjid (IRMA) MAN 1 Majalengka menggelar gladi bersih simulasi tata cara sholat bagi makmum masbuk di Masjid MAN 1 Majalengka, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah persiapan matang sebelum memperagakan praktik ibadah tersebut di hadapan seluruh siswa-siswi MAN 1 Majalengka setelah pelaksanaan kegiatan Kultum.

Rangkaian gladi tersebut diikuti secara intensif oleh lima orang pengurus IRMA, dengan pembagian peran satu orang bertindak sebagai imam dan empat orang lainnya sebagai makmumbyang datang secara bergiliran. Di bawah bimbingan langsung salah satu Guru Mata Pelajaran Fikih MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., para pengurus melatih secara mendalam teknis dan kaidah Fikih terkait kondisi makmum yang terlambat mengikuti gerakan imam.

Guru Fikih MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menjelaskan bahwa latihan persiapan ini sangat krusial agar penyampaian materi saat peragaan umum berjalan akurat dan sesuai tuntunan syariat.

“Persiapan ini perlu dilakukan untuk lebih memantapkan pemahaman dan keterampilan para pengurus IRMA, sehingga saat pelaksanaan simulasi di depan seluruh siswa-siswi MAN 1 Majalengka nanti dapat berjalan lancar dan benar sesuai kaidah Fikih,” ujar Wawan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IRMA MAN 1 Majalengka, De Ace Firmansyah, menyampaikan apresiasinya atas pembimbingan langsung yang diberikan oleh pihak madrasah.

Inovasi Demokrasi Digital, MTsN 3 Majalengka Gelar Pilketos Berbasis E-Voting

“Kami sangat terbantu sekali dengan bimbingan dari Bapak Wawan Abdul Gani. Arahan yang diberikan membuat kami merasa jauh lebih siap dan percaya diri untuk mendemonstrasikan simulasi ini di depan seluruh rekan-rekan siswa MAN 1 Majalengka,” ungkap De Ace.

Melalui kegiatan pembimbingan dan gladi yang terstruktur ini, pengurus IRMA diharapkan tidak hanya makin percaya diri, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi keagamaan bagi sesama siswa. Ke depan, hasil simulasi ini akan dijadikan program edukasi rutin guna meningkatkan pemahaman Fikih ibadah praktis di lingkungan madrasah.

Melalui penguatan kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan para siswa, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan pendidikan keagamaan yang unggul dan berkualitas di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Kenali Bahaya, 552 Siswa Dapatkan Edukasi Mitigasi Kebakaran

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *