Berita Daerah MAN

MAN 1 Majalengka Gelar Praktikum Kinetika Kimia Tingkatkan Keterampilan Sains Siswa

Talaga (KEMENAG) — Dalam upaya memperkuat pemahaman konsep sains secara faktual, siswa MAN 1 Majalengka menggelar Praktikum Kinetika Kimia di Ruang Laboratorium IPA MAN 1 Majalengka pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini fokus mendalami faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi melalui serangkaian eksperimen dan pengujian ilmiah secara langsung.

Praktikum diikuti oleh perwakilan siswa kelas XI.2, yaitu Salwa Qotrunnada, Marsya Syifaaul Jannah, Salma Jangmi Hayani, Eka Wulansari, Ghais Mughes Sopiyan, dan Gilang Permana.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan mengenai keselamatan kerja di laboratorium oleh guru pendamping. Para siswa kemudian menguji pengaruh variasi konsentrasi, suhu, serta penggunaan katalis terhadap kecepatan reaksi. Selama proses pengujian, peserta aktif mencatat waktu reaksi menggunakan stopwatch hingga terbentuk perubahan warna atau endapan, sebelum akhirnya mengolah data tersebut menjadi grafik orde reaksi.

Salwa Qotrunnada, Sekretaris Kelas XI.2 yang bertindak sebagai narasumber kegiatan praktikum, menyampaikan bahwa eksperimen ini menjadi sarana penting dalam memvisualisasikan teori laju reaksi yang dipelajari di kelas.

“Praktikum ini sangat krusial untuk memberikan visualisasi nyata dari materi laju reaksi yang selama ini terasa abstrak di dalam kelas. Kedisiplinan para siswa juga sangat diapresiasi karena mampu meminimalkan kesalahan teknis saat pengukuran waktu, sehingga data eksperimen yang diperoleh menjadi lebih akurat,” ujarnya.

Wakamad Humas MAN 1 Majalengka Hadiri Apel Gabungan Pimpinan Satker Kemenag

Kegiatan eksperimen langsung ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Melalui simulasi tersebut, siswa memperoleh pemahaman yang lebih jernih mengenai formula kinetika kimia dengan melihat langsung bagaimana perubahan faktor lingkungan memengaruhi kecepatan reaksi secara visual.

Pelaksanaan praktikum ini diharapkan tidak hanya memantapkan pemahaman teori siswa di atas kertas, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan menerapkan konsep laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia industri. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk memicu rasa ingin tahu terhadap ilmu sains, melatih keterampilan kerja sama, serta meningkatkan ketelitian peserta didik dalam melakukan eksperimen ilmiah di masa depan.

Diharapkan kegiatan pembelajaran berbasis praktik ini dapat terus bertumbuh dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta layanan pembelajaran di lingkungan Kementerian Agama.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

32 Tahun Mengabdi, Euis Nurkomala Jadi Teladan Pendidik di MIN 2 Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *