Jatitujuh (KEMENAG) – MTsN 7 Majalengka menggelar kegiatan briefing bersama seluruh guru dan staf Tata Usaha (TU) pada Selasa, (3/11/2026), bertempat di Laboratorium Komputer MTsN 7 Majalengka. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan, serta menyelaraskan berbagai program kerja madrasah dalam menghadapi agenda penting ke depan.
Dalam briefing tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pokok pembahasan, meliputi persiapan peringatan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pekerjaan dan pembelajaran, serta persiapan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Tahun 2026.
Selain itu, dibahas pula pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG), persiapan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta berbagai hal terkait administrasi dan proses kenaikan pangkat bagi guru dan tenaga kependidikan.
Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa briefing merupakan sarana penting untuk membangun komunikasi, menyamakan persepsi, dan memastikan seluruh program madrasah dapat berjalan dengan baik.
Beliau menegaskan bahwa setiap guru dan tenaga kependidikan harus senantiasa meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Guru dan tenaga kependidikan harus terus meningkatkan kapasitas diri serta mampu mengikuti perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), perlu kita optimalkan secara bijak dan bertanggung jawab untuk mendukung efektivitas pekerjaan maupun peningkatan kualitas pembelajaran. Di sisi lain, persiapan ASAS, pengelolaan administrasi kepegawaian, serta peningkatan karier melalui Anugerah GTK dan kenaikan pangkat juga harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh jajaran untuk membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan madrasah tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh warga madrasah.
Melalui kegiatan briefing ini, diharapkan seluruh guru dan staf TU MTsN 7 Majalengka memiliki pemahaman yang sama terhadap agenda dan kebijakan madrasah, sehingga setiap program dapat dipersiapkan secara matang, dilaksanakan secara optimal, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan madrasah.
Kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dan semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen MTsN 7 Majalengka dalam mewujudkan madrasah yang profesional, adaptif, inovatif, serta terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Kontributor: Suratman


Komentar