Berita Daerah

Lestarikan Bahasa Sunda, Siswi MTsN 5 Majalengka Sampaikan Kultum Menjaga Lisan

Talaga (KEMENAG) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Majalengka kembali menggelar kegiatan rutin Kuliah Tujuh Menit (Kultum) Hari Jumat di lapangan madrasah pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pembentukan karakter serta akhlak mulia seluruh siswa dan siswi di lingkungan MTsN 5 Majalengka.

Sejak pukul 06.30 WIB, ratusan siswa-siswi berbaris dengan tertib untuk menyimak materi kultum. Ada yang unik pada pelaksanaan kultum kali ini, materi disampaikan menggunakan bahasa Sunda. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen madrasah dalam merawat dan melestarikan budaya serta bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Bertindak sebagai penceramah, Leviyana Qurota A’yuni, siswi kelas 9G MTsN 5 Majalengka, membawakan materi bertajuk pentingnya menjaga lisan sebagai amanah dan anugerah besar dari Allah SWT.

Dalam ceramahnya yang berwawasan religius sekaligus kultural, Leviyana mengingatkan agar setiap muslim senantiasa mengontrol tutur katanya. Menurutnya, lisan memiliki dua sisi yang berdampak langsung pada kehidupan dunia dan akhirat.

“Lisan minangka anugrah ageung ti Allah SWT anu kedah dijaga ku unggal umat Islam. Sanajan gunana pikeun komunikasi, kasauran urang tetep aya watesna margi lisan tiasa mawa kana kaalusan atanapi kagorengan. Islam ngajarkeun supados urang tiasa ngajaga omongan tinimbang ngarugikeun diri sorangan atawa batur, malihan langkung sae cicing daria tinimbang ngaluarkeun kecap anu teu aya gunana,” papar Leviyana di hadapan rekan-rekannya.

Konsisten Laksanakan Program SIGAP, Siswa MTsN 1 Majalengka Implementasikan Nilai Kurikulum Berbasis Cinta

Lebih lanjut, ia menekankan bahaya besar dari lisan yang tidak terjaga, seperti kebiasaan gibah, fitnah, memberi kesaksian palsu, hingga berbicara tanpa dasar ilmu. Perilaku tersebut tidak hanya dapat menjerumuskan seseorang ke dalam dosa besar, tetapi juga berpotensi merusak hubungan sosial dan keharmonisan di lingkungan sekitar.

Sebagai langkah praktis dalam kehidupan sehari-hari, Leviyana mengajak seluruh siswa untuk membiasakan diri berpikir sebelum berbicara, menghindari perkataan sia-sia, serta memperbanyak zikir dan mengingat Allah SWT agar lisan terbiasa mengucapkan hal-hal yang baik.

Pihak madrasah mengapresiasi keberanian dan keahlian para siswa yang tampil sebagai narasumber. Ke depan, kegiatan kultum jumat bergiliran ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wadah melatih keberanian, kepemimpinan ( _leadership_ ), serta pemahaman keagamaan para peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlakul karimah, dan berbudaya, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan yang berkarakter di Kabupaten Majalengka.

Kontributor : Maula Devani

MTsN 11 Majalengka Konsisten Gelar Pelatihan Tilawah Al-Qur’an Setiap Jumat Pagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *