Kadipaten (KEMENAG) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kadipaten bertindak sebagai khotib dalam pelaksanaan Shalat Istisqo untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ikhtiar batiniah tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kampung Dukuhwarung, Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Rangkaian acara diawali dengan penjelasan tata cara Shalat Istisqo, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat berjamaah. Kegiatan ini diikuti oleh Perangkat Desa Karangsambung, Dadang Iskandar; Penyuluh Agama Islam Ust. Nurdin, S.Sos. yang mewakili Kepala KUA Kecamatan Kadipaten; Ketua RW 06, Didi Taryadi; Ketua DKM Masjid Al-Kautsar, Jumsa; serta warga masyarakat setempat.
Usai penuntasan shalat berjamaah, Penyuluh Agama Islam KUA Kadipaten, Ridwan, S.Sos., naik ke mimbar untuk menyampaikan Khutbah Istisqo. Dalam rukun khutbahnya, Ridwan menegaskan bahwa Shalat Istisqo merupakan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW ketika masyarakat melintasi cobaan kekeringan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istigfar, melakukan muhasabah diri, serta memperkuat rasa kepedulian sosial.
“Kemarau panjang ini menjadi pengingat bagi kita untuk kembali kepada Allah. Mari kita perbanyak istigfar, perbaiki hubungan dengan sesama, dan jaga kelestarian alam. Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi pertanian dan kehidupan masyarakat,” tutur Ridwan dalam pesannya.

Pelaksanaan Shalat Istisqo ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memohon petunjuk dan barokah agar hujan segera mengguyur demi kelangsungan sektor pertanian dan ketersediaan air bersih. Selain menjadi bentuk ikhtiar spiritual melengkapi upaya lahiriah pemerintah, momen ini berhasil mempererat tali ukhuwah islamiyah antara ASN Kementerian Agama, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga.
Sebagai langkah tindak lanjut, pihak KUA Kecamatan Kadipaten akan terus mengintensifkan bimbingan serta penyuluhan keagamaan di berbagai masjid dan majelis taklim. Edukasi akan difokuskan pada ajakan menjaga kelestarian lingkungan, menghemat penggunaan air, dan menumbuhkan solidaritas sosial.
Melalui Shalat Istisqo bersama ini, masyarakat berharap Allah SWT mengabulkan doa kolektif dan menurunkan hujan yang membawa manfaat. Kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan bimbingan keagamaan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka di tengah kehidupan bermasyarakat. Kontributor: Ridwan


Komentar