Kertajati (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kertajati menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi delapan peserta calon pengantin (catin) di Balai Nikah KUA Kertajati, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan untuk membekali calon pasangan suami istri dalam mengarungi kehidupan berumah tangga.
Rangkaian acara diawali dan dibuka langsung oleh Penghulu KUA Kertajati, H. Mansur, S.Ag., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kertajati, Asep Marwan Hendrawan, S.H., yang bertindak sebagai narasumber Bimwin Mandiri.

Memasuki sesi materi inti, para peserta menerima pemaparan krusial mengenai empat pilar rumah tangga yang menjadi fondasi ketahanan keluarga dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait fondasi hukum pernikahan, resolusi konflik rumah tangga, hingga kesehatan reproduksi.
Dalam penjelasannya, Asep Marwan menyampaikan bahwa empat pilar tersebut merupakan prinsip utama yang berlandaskan panduan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Pilar-pilar tersebut meliputi:
pertama, Zawaj (berpasangan), yaitu memandang pasangan sebagai mitra sejajar dalam mengarungi kehidupan; kedua, Misaqan Ghalidzan (janji kokoh), yang mengokohkan ikatan pernikahan sebagai janji suci di hadapan Allah SWT; ketiga, Mu’asyarah bil Ma’ruf, yakni saling memperlakukan pasangan secara baik dan bermartabat; serta keempat, Musyawarah, yaitu menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga melalui komunikasi yang terbuka dan bijaksana.

“Bimbingan perkawinan ini penting sebagai ikhtiar awal agar para calon pengantin memiliki pemahaman dasar yang kuat, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara mental dan spiritual sebelum melangkah ke jenjang pernikahan,” ujar Asep Marwan di sela-sela penyampaian materi.
Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya bimbingan yang dikemas secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan Bimwin Mandiri ini, KUA Kertajati berkomitmen untuk terus menekan angka perselisihan dan perceraian di tingkat lokal dengan melahirkan keluarga-keluarga yang tangguh dan berkarakter.
Kontributor: Asep Marwan


Komentar