Majalengka ( KEMENAG) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Majalengka terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pembangunan di bidang kesehatan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan melalui partisipasi aktif instansi keagamaan ini dalam agenda Lokakarya Mini Triwulan III yang digelar di aula Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Majalengka Wetan pada Kamis (24/9/2026).
Dalam pertemuan strategis lintas sektoral tersebut, Kepala KUA Kecamatan Majalengka diwakili oleh Mohamad Padil, S.Ag., yang merupakan Penyuluh Agama Fungsional setempat. Kehadiran perwakilan KUA ini berdampingan dengan segenap unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Majalengka lainnya, termasuk camat, perwakilan kepolisian, TNI, serta para kepala desa dan lurah di wilayah kerja puskesmas setempat.
Keterlibatan aktif KUA dalam forum kesehatan ini dinilai sangat krusial. Peran penyuluh agama kini tidak lagi terbatas pada urusan ibadah ritual atau pencatatan pernikahan semata, melainkan telah meluas pada pemecahan isu-isu sosial dan kesehatan masyarakat.
“Penyuluh agama memiliki ruang perjumpaan yang sangat luas dengan masyarakat, mulai dari majelis taklim hingga bimbingan pranikah. Oleh karena itu, edukasi kesehatan dapat kita sisipkan secara harmonis melalui pendekatan keagamaan agar pesan-pesan hidup sehat lebih mudah diterima dan dijalankan oleh warga,” ujar Mohamad Padil di sela-sela kegiatan.
Melalui mimbar-mimbar keagamaan, majelis taklim, dan bimbingan pranikah, KUA memegang peranan strategis sebagai penyambung lidah program-program kesehatan pemerintah.
Pertemuan triwulan ini juga diisi dengan evaluasi capaian program kesehatan dari puskesmas selama tiga bulan terakhir, pembahasan kendala koordinasi di lapangan, hingga perumusan solusi bersama demi meningkatkan mutu pelayanan publik di wilayah Kecamatan Majalengka. Seluruh instansi yang hadir sepakat bahwa keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada kerja sama yang solid antarinstansi.
Melalui keikutsertaan dalam Lokakarya Mini Triwulan III ini, KUA Kecamatan Majalengka berkomitmen untuk terus konsisten mengedukasi masyarakat. Diharapkan, kolaborasi yang harmonis antara pendekatan keagamaan dari KUA dan pendekatan medis dari Puskesmas dapat melahirkan masyarakat Majalengka yang tidak hanya religius, tetapi juga sehat lahir dan batin.
Kontributor : Iman Abdulrahman


Komentar
Mantap, Keterlibatan aktif KUA dalam forum kesehatan ini dinilai sangat krusial.