Talaga (KEMENAG) — Guna menanamkan kedisiplinan, memelihara kebersihan lingkungan belajar, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan gotong royong di kalangan peserta didik, MAN 1 Majalengka secara konsisten menggalakkan pembiasaan piket kebersihan harian. Kegiatan Piket Kebersihan Kelas Hari Selasa tersebut dilaksanakan oleh siswi petugas piket Kelas X-9 di Ruang Kelas X-9 MAN 1 Majalengka, Selasa (20/10/2026).
Rangkaian kegiatan piket diawali tepat setelah seluruh agenda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selesai dilaksanakan. Sebanyak lima siswi yang mendapat giliran piket pada hari Selasa—yakni Vinna, Muna, Ripa, Lutpiana, dan Syafa—langsung membagi tugas kebersihan secara tertib dan bergotong royong. Vinna, Muna, dan Ripa bertugas menyapu seluruh area lantai hingga bersih dari sisa kertas dan debu, sedangkan Lutpiana dan Syafa melanjutkan dengan mengepel lantai hingga resik dan wangi. Usai memastikan seluruh sudut ruangan bersih dan rapi untuk pembelajaran besok hari, para siswi menyelesaikan piket dan kembali ke rumah masing-masing.
Penyelenggaraan piket harian berbasis gotong royong ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter (character building) dan pembiasaan hidup bersih serta sehat di lingkungan madrasah. Melalui kerja sama yang teratur pasca-KBM, para peserta didik dibina agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan madrasah, rasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas kelas, serta kedisiplinan diri dalam menjalankan kewajiban bersama.

Siswi Kelas X-9 MAN 1 Majalengka, Santi Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa kekompakan dan kesigapan petugas piket menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan kelas.
“Setiap kali KBM selesai, teman-teman petugas piket hari Selasa selalu sigap membagi tugas. Kerja sama antara tim yang menyapu dan mengepel membuat proses pembersihan kelas dapat diselesaikan dengan cepat dan hasilnya sangat bersih,” ujar Santi.
Lebih lanjut, ia berharap agar pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan kelas ini terus dipertahankan secara konsisten.
“Dengan kondisi kelas yang bersih dan rapi, kami merasa lebih nyaman dan bersemangat saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Semoga kebiasaan menjaga kebersihan ini terus dipertahankan demi kenyamanan bersama di kelas X-9,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, wali kelas bersama pengurus Kelas X-9 MAN 1 Majalengka akan terus memantau dan memberikan apresiasi atas keteraturan pelaksanaan piket harian guna menjaga budaya kebersihan kelas secara berkelanjutan.
Melalui keberlanjutan pembiasaan kebersihan dan gotong royong ini, diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang sehat dan kondusif, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar