Berita Daerah

Istiqamah Membentuk Karakter Religius, MTsN 7 Majalengka Awali Pagi dengan Dzikir dan Shalat Duha

Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter religius peserta didik melalui pembiasaan kegiatan keagamaan setiap pagi. Kegiatan tersebut kembali dilaksanakan pada Jumat, (11/9/2026), bertempat di Musholla Attarbiyah MTsN 7 Majalengka, dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf tata usaha.

Pembiasaan pagi diawali dengan dzikir bersama, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, salat Duha, kultum Duha, dan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib sebagai bagian dari upaya madrasah menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pembiasaan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas sebelum dimulainya proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana membangun suasana batin yang positif bagi seluruh warga madrasah. Melalui kegiatan yang dilakukan secara konsisten, siswa diharapkan terbiasa mengawali aktivitas dengan mengingat Allah Swt., memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.

Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pembiasaan keagamaan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter di madrasah.

“Kami ingin pembiasaan pagi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi budaya positif yang tumbuh dalam diri seluruh warga madrasah. Dzikir, pembacaan Surah Yasin, salat Duha, kultum, dan doa bersama menjadi ikhtiar kami untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Dedi Priatna.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter dan kebiasaan baik yang melekat dalam diri peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan pembiasaan keagamaan perlu dilaksanakan secara istiqamah dan melibatkan seluruh unsur madrasah.

Pembiasaan Shalat Dhuha dan Membaca Surat Yaasiin di MTsN 14 Majalengka

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten. Guru dan tenaga kependidikan harus menjadi teladan, sementara para siswa diarahkan untuk mengikuti kegiatan dengan kesadaran dan penuh keikhlasan. Dengan kebersamaan dan istiqamah, insyaallah akan lahir generasi madrasah yang disiplin, berakhlak mulia, dan berprestasi,” tambahnya.

Pembiasaan pagi di Musholla Attarbiyah menjadi salah satu wujud nyata komitmen MTsN 7 Majalengka dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang religius dan berkarakter. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat madrasah dalam mencetak generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.

Melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, MTsN 7 Majalengka terus berupaya menghadirkan budaya madrasah yang positif dan inspiratif, sejalan dengan semangat “Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia” serta membentuk generasi yang disiplin, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Kontributor: Suratman

Istikamah Jaga Tradisi Sunah, MTsN 12 Majalengka Rutinkan Salat Dhuha Berjemaah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *